MAKASSAR, BKM — Bakal calon gubernur Agus Arifin Nu’mang tinggal selangkah lagi maju di kontestasi pemilihan gubernur (pilgub) Sulsel, 27 Juni 2018 mendatang. Wakil gubernur Sulsel dua periode ini dikabarkan telah berhasil mendapat kepercayaan para elit partai politik untuk membangun koalisi antara Partai Gerindra, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Amanat Nasional (PAN).
Jika koalisi tersebut sukses terwentuk, maka mantan ketua DPRD SUlsel ini akan mendaftar di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi Selatan pada 8 Januari pekan depan.
Agus dalam sepekan telah bertemu dengan elit ketiga partai politik di Jakarta. Tak hanya itu, ia juga sudah bertemu dengan Wakil Presiden HM Jusuf Kalla di Istana Presiden yang ada di Bali baru-baru ini.
Pertemuan Agus dengan JK ikut dihadiri mantan Gubernur Sulbar Anwar Adnan Saleh, bakal calon gubernur Jawa Tengah Sudirman Said, Ferry Mursidan Baldan serta tokoh nasional lainnya.
Selain itu, Agus juga sudah bertemu dengan dua bakal calon wakil gubernur, masing-masing Abd Rivai Ras serta Ahmad Tanribali Lamo (TBL).
Hanya saja, peluang untuk mendapatkan koalisi Gerindra, PKS dan PAN masih enggan ditanggapi Agus. Terakhir, Agus dikabarkan semakin dekat dengan Abd Rivai Ras untuk berpasangan di pilgub Sulsel.
Lalu bagaimana dengan anggota DPR RI, Aliyah Mustika Ilham yang sebelumnya disebut-sebut akan mendampingi Agus di pilgub? Dmintai tanggapannya kemarin, Aliyah mengaku tetap mengikuti perkembangan politik terakhir. Hanya saja, istri mantan Wali Kota Makassar Ilham Arief Sirajuddin ini tidak yakin bila Agus akan maju bersama Bro Rivai, “Saya kita Pak Agus maju bersama TBL,” tulis Aliyah, Senin (1/1).
Ia juga tak percaya bila ada isu yang menyebut bila istri Tanribali Lamo (TBL) yang mengalah dengan memberikan ruang kepada Bro Rivai. Menurut Aliyah, semua masih dinamis. Belum dapat dipastikan, sebab masih menjadi kemungkinan-kemungkinan.
Aliyah juga mengaku optimistis dapat maju bersama Agus. “Kan tidak adaji yang meninggalkan atau ditinggalkan. Pada tiba waktunya saya juga akan datang. Jadi kita tunggu sampai tanggal 8,” pungkas Aliyah.
Dosen politik Unismuh Makassar Dr Luhur A Prianto mengemukakan bila dalam situasi politik yang normal, sepertinya peluang TBL untuk mendampingi Agus lebih terbuka bila dibanding Bro Rivai. Sejauh ini, kontribusi Bro Rivai di perburuan partai pengusung tidak lebih baik dari TBL.
“Kecuali misalnya, tiba-tiba Bro Rivai bisa “membegal” rekomendasi Demokrat dan menuntaskan syarat rekomendasi untuk PAN dan PKS. Di luar kejadian luar biasa seperti itu, tipis peluang bro ARR berpasangan AAN,” ujar Luhur, Senin (1/1).
Menurutnya, di tengah ketidakpastian dukungan PKS dan PAN pada Agus AN, maka kalau Bro Rivai mampu menyelesaikan persyaratan-persyaratan rekomendasi yang diinginkan, maka Kolonel Laut itu bisa mendampingi Agus.
Dihubungi melalui telepon selular kemarin, Bro Rivai yang berada di Jakarta menegaskan optimismenya tetap bisa maju pilgub. Apakah menjadi calon gubernur atau wakil gubernur, ia tak mempermasalahkannya.
Bro Rivai menegaskan bahwa akan ada keajaiban-keajaiban yang terjadi satu atau dua hari ke depan. Dirinya tidak akan menyerah untuk berjuang maju di pilgub.
”Semua masih bisa terjadi sebelum tanggal 8 (pendaftaran cagub-cawagub usungan parpol ke KPU). Tunggu saja. Akan ada keajaiban dalam satu atau dua hari ini,” kata Bro Rivai.(rif)
Siapa Bersama Agus; Aliyah, TBL atau Bro Rivai?
