MAKASSAR, BKM — Rencana Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) XIII untuk memfungsikan jembatan Tello yang dilebarkan akhir tahun 2017 lalu gagal akibat cuaca.
Targetnya, proyek tersebut dirampungkan akhir Desember 2017. Namun sayang, pekerjaannya juga ternyata molor.
Menurut Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pelebaran Jembatan Tello, Malik, rencananya, pelebaran jembatan Tello tersebut akan dicor 30 Desember atau malam tanggal 31 lalu. Namun berhubung cuaca tidak bersahabat alias hujan deras, pengecoran batal dilaksanakan.
“Tidak bisa dicor karena hujan deras jadi batal waktu itu,” ungkap Malik.
Rencananya, pengecoran baru akan dilaksanakan hari ini, Rabu (3/1).
Setelah itu, akan ditunggu hingga kering. Butuh waktu sekitar 14 hari untuk mengeringkan hasil coran. Jadi diperkirakan, jalan baru akan difungsinya 20 Januari mendatang.
Setelah kondisi jalan sudah cukup keras, ungkapnya, langsung akan dilakukan pengaspalan. Setelah itu, akan dilanjutkan dengan pemagaran sisi jembatan.
“Insya Allah sekitar 20 Januari baru bisa difungsikan, ” ungkapnya.
Kendati proyek ini menyeberang ke tahun 2018 ini, namun Malik menegaskan tidak ada persoalan pada kontrak kerja atau pemenuhan target. Alasannya, kontrak kerja satu paket dengan middle ring road (MRR) dimana batas waktu penyelesaian Mei 2018 mendatang.
Berdasarkan pantauan BKM di lokasi pengerjaan pelebaran Jembatan Sungai Tello, arus lalu lintas masih cukup padat seperti hari-hari biasa. Apalagi saat jam pulang dan pergi kantor, terjadi perlambatan kendaraan di sekitar area tersebut hingga pertigaan Antang-Urip Sumiharjo.
Sejauh ini, Malik belum bisa memastikan kapan proyek tersebut akan diresmikan. Karena menunggu pekerjaan rampung keseluruhan dan ada pembicaraan khusus antaran BBPJN dengan pihak pemerintah.
Untuk pengerjaan fisik jembatan tahun ini, pemerintah mengalokasikan dana yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2017 sekitar Rp4,1 miliar.
Sebelumnya, Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo sangat berharap proyek ini bisa dirampungkan dan diresmikan di HUT ke-368 tahun ini. Namun sayang, keinginan itu tak bisa diwujudkan karena tahapan pekerjaan yang harus dilaksanakan masih tersisa beberapa item.
Pembangunan jalan pada jembatan Sungai Tello dilakukan selebar 3,5 meter yang menambah satu lajur kendaraan. Pelebaran dilakukan di sebelah kanan jembatan jika dari arah Panaikang. (rhm)
Jembatan Tello Batal Difungsikan
