MAROS, BKM — Bupati Maros, HM Hatta Rahman melalui Badan Keuangan Daerah (BKD) Kabupaten Maros membagikan bantuan pendidikan. Kepala BKD Kabupaten Maros, H Takdir mengatakan, anggaran yang dibagi-bagikan untuk mahasiswa bukan merupakan beasiswa. Tapi bantuan pendidikan dari Bupati Maros.
Anggaran tersebut berasal dari dana Biaya Operasional (BOP) bupati Maros. ”Nilainya sebesar Rp200 juta dari dana BOP bapak bupati. Dana BOP itu merupakan dana penunjang kegiatan bupati. Tapi kalau bupati mau mengalokasikan dalam hal lain termasuk dalam bentuk bantuan pendidikan bagi mahasiswa Maros,” ujarnya.
Dana ini untuk 400 mahasiswa Maros dengan nilai dana Rp500 ribu per mahasiswa. Terkait nama-nama penerima merupakan usulan dari Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Maros.
”Kita hanya memberikan dana tersebut langsung ke mahasiswa. Tapi terkait 400 nama penerima merupakan usulan dari KNPI Maros yang merupakan wadah bagi organisasi kepemudaan dan kemahasiswaan di Maros,” ujar Takdir.
Sementara itu, ketua KNPI Maros, Asri Said, menjelaskan, usulan nama-nama penerima bantuan pendidikan dari nupati. Menurutnya, daftar nama penerima dikumpulkan dari organisasi kemahasiswaan yang ada di Maros di bawah naungan KNPI Maros.
”Di Maros ada 16 organisasi kemahasiswaan yang kita undang untuk rapat pengusulan nama yang menerima bantuan pendidikan. 16 organisasi ini kemudian menyetor nama. Awalnya masing-masing organisasi mendapat jatah 20 nama. Namun karena ada organisasi memiliki cabang atau komisariat seperti HPPMI atau HMI sehingga organisasi yang tidak memiliki cabang mengikhlaskan jatahnya berkurang menjadi 15. Inilah yang kembali dibagi-bagi ke organisasi yang punya banyak cabang,” jelas Asri.
Sedangkan mahasiswa yang tidak tergabung dalam organisasi kemahasiswa, maka pengusulannya dari KNPI kecamatan. (ari/mir/c)
Bupati Maros Bagikan Bantuan Pendidikan
