MAKASSAR, BKM–Partai Gerindra masih berhitung ulang untuk menentukan pasangan bakal calon gubernur usungannya di Pilgub Sulsel tahun ini. Berbeda dengan partai lain yang sudah mulai mematangkan mesin pemenangan karena telah memiliki usungan.
Partai besutan Prabowo Subianto ini sebetulnya sudah lebih dulu memiliki pasangan bakal calon gubernur dan wakil gubernur yakni Nurdin Abdullah-Andi Sudirman Sulaiman (Prof Andalan), bersama Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Amanat Nasional (PAN) serta Partai Demokrasi Indoensia Perjuangan (PDIP). Hanya saja Gerindra masih terus mendekati PKS dan PAN untuk menghitung ulang koalisinya lantaran keberadaan PDIP.
Hal tersebut dilontarkan Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Arief Poyuono, Rabu (3/1). Menurut wakil ketua bidang buruh tani dan nelayan ini, partainya terus meyakinkan PKS dan PAN untuk menarik dukungan dari Prof Andalan. Gerindra ingin mengajukan bakal calon gubernur Agus Arifin Nu’mang.
“Tunggu saja. Pastinya sebelum pendaftaran rekomendasi itu sudah ada. Mungkin saja tanggal 5 Januari,”ujar Arief kemarin.
Menurutnya, partainya hingga kini ikut membantu Agus yang tak lain wakil gubernur Sulsel dua periode ini untuk melobi petinggi PKS dan PAN agar mau berubah pikiran. Itu karena kursi Gerindra tidak cukup untuk mengusung cagub-cawagub sendiri.
Gerindra hanya punya 11 kursi di DPRD, sementara syarat mengajukan cagub-cawagub adalah 18 kursi. Sementara itu, Nurdin Abdullah dan Andi Sudirman Sulaiman telah berada di kantor DPP PKS, Rabu (3/1) petang.
Kedatangan NA-SS di kantor DPP didampingi Ketua DPW PKS Sulsel Mallarangan Tutu serta 24 ketua DPD PKS se Sulsel. Menurut anggota tim Pilkada PKS Sulsel, Ariady Arsal kedatangan NA-SS untuk menerima form B 1 KWK dan dilanjutkan dengan penandatanganan pakta integritas. “Ini juga ajang kenalan bagi usungan PKS dari seluruh Indonesia,”jelas legislator PKS Sulsel dua periode ini. (rif)
Gerindra Terus Rayu PKS dan PAN Untuk Agus
