JAKARTA, BKM — Mulai 1 Januari 2018, PT Pertamina (Persero) resmi menjadi pengelola Blok Mahakam seiring dilakukannya serahterima dari Total E&P Indonesie (TEPI). Proses peresmian serah terima pengelolaan WK Mahakam diawali dengan penyerahan kembali pengelolaan Blok Mahakam dari TEPI kepada pemerintah yang diwakili Kepala SKK Migas, Amien Sunaryadi.
Dari pemerintah selanjutnya diserahkan kepada PT Pertamina (Persero) yang diwakili Direktur Hulu, Syamsu Alam. Blok Mahakam yang berada di Kalimantan Timur telah dikelola TEPI & Inpex selama 50 tahun.
Kepala SKK Migas, Amien Sunaryadi, mengatakan, Blok Mahakam merupakan sebagai produsen gas bumi terbesar di Indonesia dan menyumbang sekitar 13 persen produksi gas nasional.
Sementara Direktur Hulu Pertamina, Syamsu Alam, menyampaikan, selama masa peralihan Pertamina telah melakukan berbagai upaya dan koordinasi dengan semua pihak terkait. Pertamina melihat amanat pengelolaan Blok Mahakam sebagai tugas negara yang akan dijalankan dengan sebaik-baiknya.
Pengelolaan dilaksanakan dengan tetap menjaga produksi Blok Mahakam yang telah melewati masa puncak produksi reservoirnya pada periode 2003-2009, mengontrol biaya operasi dan tetap mengedepankan QHSSE (Quality, Health, Safety, Security and Environment) dalam operasionalnya. (int)
Pertamina Mulai Kelola Blok Mahakam
