Site icon Berita Kota Makassar

Ujian Nasional SMA/SMK Seluruhnya Berbasis Komputer

MAKASSAR, BKM — Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Sulsel, Irman Yasin Limpo memastikan pelaksanaan Ujian Nasional (UN) untuk SMA/SMK sederajat tahun ini berbasis komputer.

Pihaknya sudah menpersiapkan berbagai sarana maupun pra sarana yang dibutuhkan.
Lelaki yang akrab None ini menjelaskan, mau atau tidak mau, suka atau tidak, seluruh siswa yang saat ini sudah kelas tiga, harus mempersiapkan diri untuk menghadapi Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK).
Dia melanjutkan, berbeda dengan UNBK tahun 2017 lalu, tahun ini, model soal cukup berbeda. Selain ada multiple choice alias pilihan ganda, soal juga disajikan dalam bentuk esai.
Karena itu, dia mengimbau kepada siswa untuk mempersiapkan diri sebaik-baiknya dalam menghadapi UNBK tahun ini yang rencananya akan dilaksanakan Maret mendatang.
“Seluruh siswa yang akan menghadapi UNBK diharap mempersiapkan diri sebaik-baiknya agar bisa sukses dalam ujiannya, ” ungkap None di Kantor Gubernur Sulsel, Kamis (4/1).
Data dari Disdik Sulsel, tahun ini, lebih seratus ribu siswa akan mengikuti UNBK. Sebanyak 39 ribu merupakan siswa SMK, dan sisanya adalah siswa SMA.
Kepala Bidang Pendidikan Sekolah Kejuruan, Ruslim, menjelaskan kesiapan siswa SMK menghadapi UNBK tahun ini sudah 100 persen. Tidak ada persoalan berarti yang ditemukan dalam sarana dan prasarana.
“Tahun lalu kan, SMK juga sudah 100 persen mengikuti UNBK. Jadi tahun ini tentu sudah tidak ada persoalan, ” ungkap Ruslin.
Sementara siswa SMA/Madrasah Aliyah yang akan ikut ujian tahun ini, berdasarkan data sementara yang masuk sebanyak 67.900 siswa berasal dari sekolah negeri dan 24.510 daei sekolah swasta. Total siswa SMA/MA yang ikut UNBK tahun ini sebanyak 92.390 siswa yang tersebar di 989 sekolah baik negeri maupun swasta.
Sebelumnya, Gubernur Syahrul Yasin Limpo menekankan pelaksanaan UNBK sudah merupakan kewajiban.
“Artinya besok tidak ada lagi siswa yang tidak ikut UNBK. Ini sangat menguntungkan siswa, memudahkan pengawasan pada setiap aspek. Ini harus menjadi orientasi kita agar maksimal, kita berharap pelaksanaan sempurna namun tetap saja ada masalah misalnya jaringan. Kita ingin tahun depan harus 100 persen semua harus UNBK,” harapnya. (rhm)

Exit mobile version