Site icon Berita Kota Makassar

Jembatan Darurat di Polsel Ancam Keselamatan Warga

TAKALAR, BKM — Sebuah jembatan darurat yang dibangun melalui swadaya warga di Kelurahan Patte’ ne, Kecamatan Polongbangkeng Selatan (Polsel) sepanjang 20 meter mengancam keselamatan warga setempat.
Jembatan darurat yang terbuat dari balok kayu biasa dan mulai keropos, hanya disanggah sebuah pohon sebagai pengganti tiang. Sehingga sewaktu-waktu mengancam keselamatan warga yang setiap hari melintas di atas jembatan darurat tersebut.
”Jembatan darurat ini dibangun melalui swadaya masyarakat dua bulan lalu. Memang menguatirkan setiap jembatan dilalui. Karena hanya menggunakan kayu seadanya. Bahkan, beberapa bagian kayunya sudah ada yang keropos,” Kata Daeng Nambung warga dari Kelurahan Bulukunyi yang tengah melintas, Kamis (4/1).
Daeng Nambung menambahkan, dirinya bersama warga dari sejumlah desa nekat melewati jembatan darurat tersebut. Karena hanya jembatan tersebut yang dapat mempercepat jarak tempuh ke jantung kota Kecamatan Polongbangkeng Selatan.
”Kami berharap ada perhatian khusus pemerintah kabupaten untuk memperbaiki jembatan ini secara permanen. Karena jembatan ini satu-satunya akses yang mempercepat jarak tempuh, dibanding memilih jalan lain yang berjarak jauh ke kota kecamatan,” pinta Daeng Nambung.
Terpisah, Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Takalar melalui Kepala Bidang Bina Marga, Syamsuddin Lotteng yang dikonfirmasi via telepon selulernya, kemarin, membenarkan adanya jembatan darurat yang menghubungkan sejumlah desa menuju jalan poros kecamatan.
”Insya Allah jembatan di wilayah Polongbangkeng Selatan itu akan diperbaiki. Karena sudah direncanakan dan memang kondisi jembatan cukup memprihatinkan,” kata Syamsuddin Lotteng.
Sekadar diketahui, di atas sungai tersebut sebelumnya telah dibangun jembatan pada tahun 2012 dengan menggunakan dana APBN. Namun jembatan itu roboh setahun lalu setelah dihantam arus sungai yang begitu deras. (ira/mir/b)

Exit mobile version