MAMUJU, BKM — Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Mamuju mendatangi kantor gubernur Sulbar, Rabu (3/1). Kedatangan mereka untuk menyampaikan kekecewaan karena menilai Gubernur Sulbar, Ali Baal Masdar gagal menuntaskan masalah mundurnya 17 orang dokter spesialis di Rumah Sakit Umum Regional Sulbar.
”Kami kecewa. Karena masalah mundurnya ternyata belum selesai. Justru dokter sudah benar-benar mundur. Akibatnya, pelayanan Rumah Sakit Regional Sulbar tidak maksimal melayani masyarakat yang menjadi pasien dan butuh pelayanan kesehatan maksimal,” kata Ketua PC PMII Mamuju, Wais Walkoni.
Dengan mundurnya 17 orang dokter spesialis ini, maka kelompok mahasiswa tersebut meminta kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulbar untuk segera mencari dokter pengganti.
Bukan itu saja, kelompok mahasiswa ini juga meminta kepada Ikatan Dokter Indonesia (IDI) untuk memberikan sanksi atas mundurnya dokter secara sepihak dan meminta agar ada transparansi dalam pengelolaan anggaran di Rumah Sakit Regional Sulbar. (int)