MAKALE, BKM — Sebanyak 4.224 warga Enrekang memilih berobat di RS Lakipadada Tator daripada di RS Massenrempulu Enrekang. Mereka berasal dari 8 kecamatan yakni Anggeraja, Baraka, Buntu Batu, Malua, Curio, Alla, Baroko dan Masalle.
Saat ini type RSUD Lakipadada Tana Toraja meningkat menjadi bintang 4 tingkat utama. Pelayanan medis pun jauh lebih baik dari yang sebelumnya.
RS Lakipadada melayani warga di empat kabupaten yakni Tana Toraja, Toraja Utara, Enrekang dan Kabuoaten Mamasa Sulawesi Barat.
Dirut RS Lakipadada dr Safari Mangopo kepada BKM Sabtu (6/1) mengatakan selama tahun 2017 jumlah pasien dari Kabupaten Enrekang yang berobat ke RS Lakipadada mencapai 4.224 orang.
Dari total pasien tersebut, 1.052 pasien menjalani rawat inap, sedangkan 3.192 rawat jalan.
”Rata-rata pasien warga Enrekang menjalani rawat inap sebanyak 86-88 sedangkan pasien rawat jalan rata-rata 250-270 orang perbulan,” ujar Mangopo.
Salah seorang pasien asal Enrekang A Kusuma kepada BKM mengatakan keluarganya memilih berobat ke RS Lakipadada, selain pelayanan dan fasilitas baik, juga dokter selalu standbay.
Menurut A Kusuma setiap tahun sekitar 70 persen warga Duri kompleks memilih berobat ke RS Lakipadada, selain pelayanan BPJS baik dan cepat, juga obat tersedia di apotik cukup.
Beda di RS Massenrempulu pembelian obat dengan resep dokter harus ke apotek lain karena tidak ada di apotek RS. (gus/C).
4.224 Warga Enrekang Berobat ke Tator
