MAMUJU, BKM — Kapal feri mini yang sempat dijanjikan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mamuju diawal pemerintahan bupati dan wakil bupati Mamuju pada saat mengunjungi masyarakat Balabalakang beberapa waktu lalu, akan segera rampung. Sekarang tingal menunggu waktu yang tepat dalam pengoperasiannya.
Hal ini disampaikan Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Mamuju, H Zulkifli Rahman pada saat mendampingi bupati meninjau pekerjaan kapal feri mini di area Perumahan Nelayan di Desa Sumare, Selasa (9/1).
”Operasional sudah siap dan pendukungnya juga sudah siap. Pengerjaannya tinggal finishing. Nantinya kita akan lakukan ujicoba dulu apakah awal Januari atau akhir Januari. Sekarang kita lihat ombak. Kita melihat waktu dan bulan bagus untuk mengoperasikan kapal ini,” ujar Zulkifli Rahman.
Kapal yang menelan anggaran sebesar Rp1.764.464.000 tersebut nantinya akan menampung sekitar 200 orang. Kapal ini akan menggunakan bahan bakar harian 1.000 liter dan 2.000 liter bahan bakar cadangan. Sehingga menurut Kadis Perhubungan, dalam pengoperasian nantinya bisa PP (pergi-pulang) Mamuju-Balabalakang.
Sementara itu, Bupati Mamuju, H Habsi Wahid yang melakukan peninjauan mengungkapkan, kapal feri mini yang sementara dilakukan proses finishing tersebut merupakan salah satu janji pemerintah yang diperuntukkan khusus bagi masyarakat Kepulauan Balabalakang.
Menurutnya, dengan adanya kapal tersebut dapat membantu masyarakat Balabalakang bukan hanya transportasi, tetapi juga dapat membantu perekonomian masyarakat yang bisa langsung dibawa ke Kota Mamuju.
”Dalam waktu dekat akan segera dioperasikan. Mungkin sisa hanya pembenahan-pembenahan sedikit, pengecetan kemudian kita akan buat satu syukuran untuk kita luncurkan ke laut kemudian dilakukan ujicoba sejauh mana kapasitas kapal ini. Setelah semua kita lakukan ujicoba, kita serahkan kepada Pemerintah Kecamatan Balabalakang untuk dioperasionalkan tentunya untuk kepentingan rakyat yang ada di sana,” terang Habsi Wahid. (ala/mir/c)