PANGKEP, BKM — Omongan Acho Damar (32) kepada dua orang yang duduk di dekatnya saat duduk di anjungan Sungai Pangkajene, pada Sabtu sore sekitar pukul 16.00 Wita, ternyata bukanlah sebuah candaan.
Karena sebelum nekat melompat ke Sungai Pangkajene, Acho Damar sempat mengeluarkan kata-kata ”Kalau nanti ada kabar orang tenggelam, itu aku. Nanti ketemunya di Pulau Camba-Cambang”. Setelah itu, Acho melompat ke dalam sungai hingga sosoknya tak muncul lagi.
Dua saksi, Leni (17) dan Rahmat (27), mengaku kaget dengan lontaran kalimat yang diucapkan korban sebelum menceburkan diri ke sungai yang berhadapan langsung Rujab bupati Pangkep yang membelah kota Pangkajene itu.
”Awalnya dikira bercanda. Tapi seketika ia melepaskan pakaian, dompet, dan sendalnya. Kemudian ia langsung melompat ke dalam sungai. Sempat berenang sekitar 100 meter dari lokasi awalnya melompat. Namun ketika berada di tengah sungai, Aco tiba-tiba menghilang karena tenggelam ke dalam air sungai,” tutur kedua saksi ini.
Adanya laporan warga ke SPKT Polres Pangkep kalau ada orang tenggelam dengan cara melompat sendiri ke dalam sungai Pangkajene, langsung direspon personel Polres Pangkep. Personel Polres Pangkep langsung ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk melakukan upaya pencarian korban tenggelam bersama warga setempat. Warga sekitar Sungai Pangkajene menduga kalau korban mengalami gangguan kejiwaan.
Kapolres Pangkep, AKBP Bambang Wijanarko yang memimpin langsung upaya pencarian tersebut, dalam press rilisnya menyatakan, sampai saat ini pihaknya bersama warga setempat masih terus melakukan langkah pencarian terhadap korban tenggelam.
”Memang ada laporan, jika korban mengalami gangguan kejiwaan. Tetapi pihak Polres tetap melakukan langkah maksimal untuk mencari keberadaan korban tenggelam tersebut,” tandas Bambang. (udi/mir/c)
Korban Tenggelam Bercanda Sebelum Lompat ke Sungai
