PAREPARE. BKM — Ada empat kelurahan di Kota Parepare rawan longsor. Keempat kelurahan itu adalah Kelurahan Tiro Sompe, Tonrangeng, Bukit Harapan, dan Ujung Baru.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Parepare, Ilham Sukardi mengatakan, keempat titik rawan longsor dari empat kelurahan itu terus dipantau BPBD. “Kami sudah antisipasi dan semoga longsor tidak akan terjadi lagi,” kata Ilham Sukardi saat mendampingi Wali Kota Parepare, HM Taufan Pawe saat memantau sejumlah lokasi yang terdampak bencana, Senin (15/1).
“Kami telah mendatangi korban longsor dan menginventarisir kerusakan yang terjadi akibat longsor. Bantuan logistik dan bantuan material rehab serta rekonstruksi pasca bencana akan kami salurkan secepatnya,” kata Ilham.
Sementara itu, Wali Kota Parepare, HM Taufan Pawe kemarin memantau beberapa jalan rusak, lokasi banjir, serta tanah longsor maupun titik yang rawan akan terjadi longsor akibat intensitas curah hujan yang mengguyur Kota Parepare beberapa hari ini.
“Luar biasa ancaman bencana. Insya Allah pemerintah akan selalu memberikan perhatian terhadap kejadian fenomena alam ini dan akan bergerak cepat untuk mengantisipasi kejadian itu,” ujar Wali Kota Parepare, HM. Taufan Pawe saat ditemui usai melakukan pemantauan, Senin (15/1).
Dari pantauannya, ada beberapa lokasi yang sangat kelihatan tanahnya labil dan rawan terjadi longsor. “Namun sudah saya perintahkan dinas terkait untuk antisipasi dari awal agar tidak terjadi lagi. Ini suatu bentuk keprihatianan Pemkot Parepare jika ada yang kena musibah banjir, air tergenang dan longsor maka kami harus bergerak cepat,” tegas Taufan.
“Kami pemerintah tetap pikirkan untuk mencari solusinya. Olehnya itu saya perintahkan dinas terkait untuk meminimilisir risiko yang akan terjadi, dan ke depan Insya allah kita akan lakukan pembangunan yang bersentuhan dengan fisik untuk mengatasi semua hal itu,” tambahnya. (smr/c)
Empat Kelurahan Rawan Longsor
