Site icon Berita Kota Makassar

Target Tiga Unit Mobil, Hasilkan Rp15 Juta per Bulan

MAKASSAR, BKM — Perkembangan teknologi cukup berdampak terhadap para pengusaha konvensional dalam mengembangkan usahanya. Mereka kini ramai mengembangkan usahanya ke jejaring media sosial (Medsos)
Bahkan, hampir semua jenis usaha dalam penjualan sudah dipasarkan secara online. Begitu pula dengan jual beli mobil bekas. Selain peluangnya masih cukup besar, bisnis ini cukup banyak diminati karena sangat menjanjikan keuntungan besar.
Salah seorang pelaku usaha jual beli mobil bekas bernama Syamsuddin Udin (46), kepada Berita Kota Makassar, kemarin, mengatakan, dirinya lebih senang menjual mobil secara online karena peminatnya cukup banyak.
”Jual beli mobil secara online cukup membantu saya melakukan usaha yang saya geluti ini. Dan itu saya rasakan cukup baik. Pasalnya, kerjaan santai. Hanya sekali saja mengirim gambar jenis mobil yang saya jual, konsumen banyak yang tertarik. Mereka juga menghubungiku melalui nomor ponsel saya telah cantumkan, hingga terjalin komunikasi yang pada akhirnya mereka membelinya. Biasanya ada pula melihat langsung sambil menawarnya,” beber Syamsuddin, Senin (15/1).
Menurutnya, ?konsuemen banyak tertarik untuk membeli mobil bekas karena beragam alasan. Seperti harga yang terjangkau, ingin mengganti model lain, sebagai koleksi, dan sebagainya.
Selain menjanjikan, jual beli mobil bekas secara online juga anti krisis. Pangsa pasar bisnis online ini tidak mengalami penurunan signifikan. Padahal, mobil–mobil terbaru dari berbagai merek terus bermunculan.
Syamsuddin mengakui, dalam menjalankan bisnisnya ini modal yang digunakan terbatas. Modal awalnya hanya Rp500 juta. Dana itulah yang digunakan untuk membeli empat unit mobil bekas. Mobil bekas itu lalu dijual kembali.
”Alhamdulillah, berkat menjual mobil bekas secara online, rata-rata dalam sebulan saya mampu menjual sampai tiga unit. Untuk memudahkan cepat laku, mobil bekas yang saya jual sesuai permintaan pasar. Bisnis jual beli mobil bekas ini sudah saya lakoni selama setahun,” tuturnya.
Tentang penghasilan yang diraup setiap bulannya, Syamsuddin mengatakan, rata-rata bisa mencapai Rp15 juta atau Rp5 juta per unit. Tapi semua bergantung pada kondisi mobilnya.
”Menjual mobil bekas secara online membuat waktu transaksi saya bebas. Kadang janjian ketemu di rumah saya ataupun bertemu di lokasi yang sudah kami sepakati. Jadi saya bisa tetap menjalankan usaha tanpa harus mengontrak ruko. Uang yang harusnya untuk sewa ruko, bisa saya gunakan untuk tambah modal membeli unit yang bisa saya jual kembali,” kata Syamsuddin. (ish/mir/b)

Exit mobile version