LUTIM, BKM — Federasi Serikat Perjuangan Buruh Indonesia (FSPBI) PT Vale Indonesia melaksanakan musyawarah besar III dengan tema” wujudkan solidaritas, militansi dan integritas organisasi” yang dipusatkan di Aula Matano Player Sorowako, Rabu (17/01).
Mubes ke III FSPBI PT Vale Indonesia ini dibuka oleh Wabu Luwu Timur, Irwan Bachri Syam didampingi Kadis Perindustrian, Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Firnandus Ali, Camat Nuha, Masdin, Lurah Magani, Ishak Nyonri, Kades Sorowako, Jihadin. Hadir Manajemen PT Vale Indonesia, Bernardus Irmanto.
Wabup mengatakan harapan Pemkab agar semua Serikat Buruh di Luwu Timur bisa bernilai positif dan bermanfaat bagi buruh. Menurutnya Serikat Buruh semestinya harus mampu menjembatani seluruh keinginan dan harapan buruh.
“Jangan sampai ada anggapan hanya pengurus Serikat Buruh saja yang sejahtera namun anggotanya tidak. Ini tentu tidak boleh terjadi tapi kita berharap bahwa pengurus Serikat Buruh bisa menjembatani seluruh aspirasi atau harapan pekerja di Luwu Timur,” ungkapnya.
Menurutnya, kehadiran PT Vale Indonesia di Luwu Timur harus diakui telah memberikan dampak yang baik bagi masyarakat. Oleh karena itu, keberadaan PT Vale Indonesia harus dijaga sebagai aset penunjang ekonomi di wilayah Luwu Timur.
“Jangan hanya menuntut hak, tapi juga harus melaksanakan kewajiban. Itu artinya jika terjadi persoalan pekerja, mari kita awali dengan diskusi dan duduk bersama. Pemerintah daerah juga siap menjembatani. Kalau bisa aksi demo itu sebagai jalan terakhir yang harus ditempuh,” ungkapnya.
Ketua Demisioner FSPBI PT Vale Indonesia, Rustam Abbas mengingatkan bahwa Serikat Buruh dibentuk untuk memperjuangkan hak-hak buruh. Menurutnya FSPBI selama kepengurusannya telah mendatangkan manfaat positif bagi buruh. (alp/C)