Site icon Berita Kota Makassar

Legislator Sedih Lihat Penataan Aset

ENREKANG, BKM — Legislator Partai Gerindra Enrekang, Mustain Sumaile mengaku sedih melihat amburadulnya pendataan aset milik Pemkab Enrekang saat ini. Mustain saar rapat Bapenperda di Gedung DPRD Enrekang, Rabu (17/1) mengatakan amburadulnya pengelolaan aset tersebut salah-satu penyebab Pemkab meraih predikat disclaimer pada tahun 2015 tahun lalu.
Seharusnya pihak eksekutif memberikan anggaran yang khusus untuk pengelolaan aset, karena pengelolaan aset lebih penting daripada yang lain karena menyangkut harga diri daerah.
“Maaf pak Bappeda, kita Discklaimer tahun kemarin salah satu penyebanya karena aset, tapi kok tidak diberikan anggaran untuk pengelolaan aset. Saya bersedih dengan kondisi daerah kita ini,” ujar Mustain.
Parahnya lagi, akibat dari dapak disclamer Pemkab pada tahun 2018 ini tidak mendapatkan dana intensif atau bonus anggaran dari pusat,”Enrekang tidak dapat dana insentif tahun ini karena disklaimer. Miris kita ini pak mau kemana kita sebenarnya,”tambahnya lagi.
Sementara Kabag Aset Pemkab Enrekang, Safruddin mengatakan untuk mengelolah aset yang amburadulnya di bidangnya hanya membutuhkan dana sekitar Rp50 juta.
“Pak dewan yang terhormat kami tidak terlalu banyak membutuhkan anggaran, kami hanya butuh sekitar Rp50 juta,” tandas Safruddin. (her/C)

Exit mobile version