Site icon Berita Kota Makassar

Dinkes Launching Surveilance Berbasis Sekolah

BANTAENG, BKM — Dinas Kesehatan (Dinkes) Bantaeng, Selasa (16/1), melaunching surveilance berbasis sekolah.
Kadis Kesehatan Kabupaten Bantaeng, Dr Andi Ihsan, mengatakan untuk tahap awal, kegiatan ini baru melibatkan 13 sekolah. “Baru 13 sekolah yang kita libatkan untuk tahap awal”, katanya, kemarin.
Dikemukakan Kadis, sekolah yang dilibatkan pada tahap awal ini, adalah sekolah yang berada dalam wilayah setiap puskesmas. “Kita undang satu sekolah dari 13 puskesmas”, ungkapnya.
Kadis menjelaskan SOP (standar operasional prosedur), bahwa kalau ada siswa yang sakit lebih dari tiga hari, pihak sekolah menghubungi callcentre Dinkes.
Selanjutnya kata Kadis, laporan tersebut ditindaklanjuti tim gerak cepat kabupaten atau puskesmas dengan melibatkan PSC 119 untuk melakukan investigasi di rumah siswa yang sakit.
“Tim akan mencari penyebab sakitnya siswa tersebut. Setelah diketahui penyebabnya, maka dilakukan intervensi program”, jelas Kadis.
Ditambahkan Kadis, bahwa tim tidak hanya sebatas melayani pengobatan, tapi mencari penyebab sakitnya. “Penekanannya, kami tidak hanya mengobati, tapi harus mencari tahu penyebab sakitnya”, imbuhnya.
Kadis mengharapkan, kiranya tokoh masyarakat dan tokoh agama, untuk menyebarkan informasi kesehatan perspektif agama. Juga memberika edukasi kepada masyarakat dalam rangka mendapatkan pelayanan kesehatan. (wam/C)

Exit mobile version