MAKASSAR, BKM — Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya Bakar berkunjung ke Parmusi Center, Jumat (12/1). Rombongan diterima langsung oleh Ketua Umum Pengurus Pusat Persaudaaan Muslimin Idonesia (PP Parmusi) Usamah Hisyam, beserta pengurus pusat lainnya.
Ketua DPW Parmusi Sulsel H Abubakar Wasahua di Makassar, kemarin menjelaskan, ada beberapa hasil dan kesepakatan dalam pertemuan itu. Diantaranya program desa madani yang akan dikembangkan Parmusi. Kegiatan ini bercirikan empat unsur, yakni peningkatan iman dan taqwa, pemberdayaan sosial, pemberdayaan ekonomi dan peningkatan kualitas pendidikan umat.
Sementara tujuannya ada tujuh sebagai sinergitas reformasi agraria. Diantaranya mengurangi ketimpangan penguasaan dan pemilikan tanah, menciptakan sumber kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat.
”Selanjutnya memperbaiki dan menjaga kualitas lingkungan hidup. Meningkatkan ketahanan pangan. Menyelesaikan konflik agraria. Serta memperbaiki akses masyarakat kepada sumber ekonomi. Juga mengurangi kemiskinan dan menciptakan lapangan kerja,” jelas Abubakar.
Pada kesempatan itu, Kementerian LHK memberikan peluang kepada PP Parmusi berperan aktif merealisasikan kebijakan reformasi agraria dan perhitungan sosial.
Menteri LHK mendukung beberapa program yang sedang diproses PP Parmusi, dan akan memproses legalitas lahan-lahan yang diusulkan. Yakni 90 hektare di Kalimantan Barat. Lahan ekowisata di sekitar Gunung Gede Pangrango, serta hutan kopyor yang lokasinya sedang dalam proses.
Selain itu, lahan-lahan sosial untuk program desa Madani di wilayah Jawa Barat, Jawa tengah, NTB, NTT, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur dan Aceh.
Kementerian LHK siap membantu dan memfasilitasi PP Parmusi untuk terwujudnya sinergi program Desa Madani Parmusi dengan tujuan reformasi agraria dan perhitungan sosial. Baik dalam penyediaan lahan yang disetujui Indonesia, legalitas aset, pendampingan, pembinaan dan pelatihan, teknologi tepat guna, juga fasilitas pembiayaan dan penasaran.
”PP Parmusi akan memberikan kesempatan kepada pengurus wilayah dan pengurus daerah seluruh Indonesia untuk dapat memanfaatkan program reformasi dan perhitungan sosial tersebut,” tandasnya. (rls)
Parmusi Kembangkan Program Desa Madani
