PANGKEP, BKM–Sungguh miris kehidupan nenek Saora (80). Wanita uzur ini hidup sebatang kara, digubuk reok di bantaran sungai di Kampung Kassi Kelurahan Kassi, Kecamatan Balocci, Pangkep. Kondisi inilah yang dialami Saora sehari-hari dan ternyata tetap bertahan hidup.
Apa yang dijalani nenek ini, ternyata mengundang rasa prihatin dari Wakil Bupati Pangkep, Syahban Sammana yang sengaja datang menyambanginya.
Wabup Pangkep Syahban Sammana, Jum’at (19/1) mengaku akan segera menindak lanjuti kondisi yang dialami warganya, Saora itu seorang nenek yang hidup sendiri di gubuk reot, sehingga harus diberikan perhatian
“Secepatnya akan kita pindahkan. Kami minta Bappeda untuk memasukkan dalam perencaan. Jika ada bantuan dari pusat, kita akan prioritaskan untuk membangun rumah nenek Saora,” kata Syahban.
(udi)
Wabup Pangkep Syahban Sammana saat menyambangi gubuk reot yang dihuni nenek Saora di Kampung Kassi Kelurahan Kassi di Kecamatan Balocci, Pangkep. (udi)
Nenek Sebatang Kara Ini Bertahan Hidup di Gubuk Bantaran Sungai
