GOWA, BKM — Anggota DPRD Kabupaten Luwu melaksanakan studi banding terkait Ranperda Pengelolaan Keuangan. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa menjadi tujuan lokasi pembelajaran mereka.
Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Gowa, Muchlis, menerima langsung kunjungan tersebut. Pertemuan berlangsung di ruang kerja Sekkab Gowa, Jumat (19/1). Tim Pansus dipimpin langsung Wakil Ketua DPRD Luwu, Ikhsan Sanusi, menjelaskan tentang maksud kehadirannya bersama rombongan di butta Gowa.
”Kami datang ke Gowa unuk sharing ilmu, belajar dari Pemkab Gowa terkait Ranperda pengelolaan keuangan. Pemkab Gowa telah menerima opini WTP selama lima kali berturut-turut dan menjadi indikator dalam mengelola keuangan,” jelasnya.
Muchlis menyambut hangat kedatangan tamunya ini. ” Bagi kami orang Gowa tamu adalah berkah. Senang menyambut tamu yang ingin berbagi pengalaman, berbagi ilmu. Terkait pengelolaan keuangan, memang butuh komitmen kuat dan konsisten dari pimpinan hingga ke bawah,” ujarnya.
Lanjut Muchlis menjelaskan, Kabupaten Gowa memiliki APBD cukup besar, yakni Rp1,8 triliun dan PAD Rp187 miliar. Gowa pernah mendapat apresiasi dari KPK tentang Siskeudes. Juga, Kabupaten Gowa sudah mendapatkan penghargaan yakni opini WTP dari BPK RI selama enam kali berturut-turut yang merupakan suatu indikator keberhasilan pengelolaan keuangan daerah.
”Kami juga berharap agar keberhasilan pengelolaan keuangan tersebut dapat dipertahankan,” jelas Muchlis.
Turut hadir dalam pertemuan ini, Asisten II Mappasomba, Asisten III, Firman Djamaluddin, Sekretaris Badan Pengelola Keuangan Daerah, Ahmad, Sekretaris Badan Pendapatan Daerah, Hasanuddin. (sar/mir)
DPRD Luwu Belajar Keuangan di Gowa
