Site icon Berita Kota Makassar

Usai Membunuh di Palopo, Sembunyi di Makassar

MAKASSAR,BKM — Ade Nirwan alias Ade Bolong (17), warga Kelurahan Takkalala, Kecamatan Wara, Kota Palopo tak bisa berkutik. Tim Khusus Polda Sulsel yang dipimpin Panit II Aiptu Muh Iqbal Kosman mengepungnya saat tengah asik bermain game, Sabtu malam (20/1) pukul 23.00 Wita.
Remaja bertubuh ceking ini diringkus dalam keterlibatannya pada kasus pembunuhan di Kota Palopo, Kamis (11/1) lalu. Tanpa perlawanan, tersangka langsung digiring ke posko Timsus Polda Sulsel guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Di depan polisi, Ade mengaku sebagai eksekutor pembunuhan di Kota Palopo. Perbuatannya mengakibatkan korban bernama Takdir meregang nyawa.
Ia menyebut empat orang yang menemaninya. Masing-masing Ari, Ciwang, Ardi dan Yandi. Mereka bersama-sama mengeroyok korban. Ade menikam perutnya hingga meninggal dunia.
Menurut Ade, perbuatan tersebut mereka lakukan karena dendam. Korban Takdir disebutkan pernah mengeroyok salah seorang pelaku bernama Yandi.
”Saya tikam pakai gunting. Setelah itu saya buang di lokasi kejadian. Selanjutnya ke Makassar,” ujarnya.
Di Makassar, Ade bersembunyi di rumah salah seorang temannya di Perumahan Puri Patte’ne, Kelurahan Sudiang, Kecamatan Biringkanaya.
Panit II Timsus Polda Sulsel Aiptu Muh Iqbal Kosman menjelaskan, penangkapan Ade merupakan hasil koordinasi dengan Polres Kota Palopo.
”Polres Palopo menyampaikan bahwa ada seorang tersangka pembunuhan yang diduga bersembunyi di Makassar. Kemudian dilakukan penyelidikan. Diperoleh informasi pelaku sedang berada di Perumahan Puri Patte’ne. Dia ditangkap saat bermain game di rumah temannya,” jelas Aiptu Muh Iqbal, Minggu (21/1).
Pembunuhan korban Takdir terjadi di depan lapangan futsal Jalan Andi Mappanyompa, Kota Palopo, Kamis (11/1) pukul 01.45 Wita. Tiga orang rekan Ade telah lebih dulu diamankan aparat Polres Palopo. (ish/rus)

Exit mobile version