Site icon Berita Kota Makassar

Begini Gaya ASN Maros Sosialisasikan Kandidat Pilwalkot Makassar?

MAKASSAR, BKM — Aparatur Sipil Negara (ASN) kini semakin terang terangan masuk dan terlibat langsung dalam politik praktis.
Seperti yang ditunjukkan salah satu ASN Pemkab Maros, Sulsel, Zulfikar.
Zulfikar yang tercatat ASN dilingkup Dinas Ketahanan Pangan Maros ini terlihat ikut mendampingi dan mensosialisasikan salah satu kandidat Wakil Walikota Makassar di Pasar Mandai, Kelurahan Sudiang, Kecamatan Biringkanaya, Makassar, Minggu (21/1/2018).
Di dalam foto, Zulfikar terekam bersama warga lainnya berpose dengan bakal calon Wakil Walikota Makassar, Rahmatika Dewi alias Cicu di Pasar Mandai.
Bahkan ia dengan jelas menunjukkan Satu Jari yang identik dengan salam khas salah satu kandidat Pilwalkot Makassar.
Zulfikar yang dikonfirmasi, membantah jika dirinya ikut terlibat langsung dalam politik praktis. Apalagi sebagai tim sukses salah satu kandidat Pilwalkot Makassar.
“Saya itu kebetulan lewat. Saya bukan tim sukses, bukan pendukung siapa siapa. Ya kebetulan saja saya lewat, lalu berfoto bersama. Kalau memamg saya diangggap salah, silahkan lapor,” kata Zulfikar dibalik ponselnya, Senin malam (22/1/2018).
Sebelumnya Ketua LPM Kelurahan Sudiang ini mengundang khusus dan mensosialisasikan kandidat Walikota Makassar, Munafri Arifuddin (Appi) di acara Maulid beberapa waktu lalu.
“Memang saya pernah undang Appi di acara Maulid. Tapi saya mengundang, kapasitas saya sebagai pengurus Masjid,” ujarnya.
“Biasaji ini, silahkanmi lapor. Saya siap bertanggungjawab,” ujar dia.
Sikap yang diperlihatkan ASN Maros ini ditanggapi langsung Ketua Bawaslu Sulsel, Laode Arumahi.
Menurut Laode Arumahi, apapun itu alasannya, seorang ASN tidak bisa terlibat langsung dalam politik praktis. Karena aturannya sudah sangat jelas.
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Asman Abnur melarang seluruh aparatur sipil negara (ASN) untuk terlibat secara langsung dalam proses pemilihan kepala daerah.
Para ASN juga tidak boleh ikut berkampanye dan terlibat sebagai tim sukses dalam memenangkan calon kepala daerah tertentu.
“Nanti kita layangkan panggilan ASN yang bersangkutan. Kita minta klarifikasinya,” kata Laode Arumahi. (drw)

Exit mobile version