MAKASSAR, BKM–Bakal calon gubernur Nurdin Abdullah (NA) memaparkan konsep bagaimana membangun kawasan Luwu Raya. Pemaparan NA yang tak lain Bupati bantaeng dua periode ini pada kegiatan diskusi terbatas yang dilaksanakan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Posko Perjuangan Rakyat Palopo, Senin (22/1).
Di hadapan peserta diskusi termasuk pemuda, tokoh adat, agama, tokoh masyarakat, NA menitikberatkan pada pembangunan sumber daya manusia (SDM). Menurutnya, kekayaan alam belum mampu mensejahterakan rakyat karena belum dikelola secara optimal. Solusinya, adalah harus dibikin kerjasama segi tiga antara pemerintah, dunia usaha, dan perguruan tinggi.
Perguruan tinggi sebagai lembaga ilmiah harus membuat kajian ilmiah potensi SDA dan SDM. “Kelemahan kita tidak memiliki data base. Kita harus bikin yang lengkap mulai dari gubernur sampai kepala desa, RW dan RT. Untuk membangun kawasan, harus ada kebijakan mempermudah perizinan, bangun akses bandara dan pelabuhan untuk ekspor,”katanya.
NA juga telah menemui petinggi Badan Pekerja Sinode (BPS), Gereja Toraja di Rantepao.
Kehadiran NA juga memenuhi undangan dari Ketua BPS Pendeta Musa Salusu. Musa mengatakan NA memiliki perhatian yang besar terhadap umat Kristiani selama memimpin Bantaeng. “Atas dasar itu kami membuka komunikasi di Toraja secara keseluruhan,kata Musa Salusu. (gus-nug/rif/c)
NA Paparkan Konsep Bangun Luwu Raya
