MAKASSAR, BKM–Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sulsel akan menyajikan adu strategi dan kematangan tim pemenangan dari empat pasangan bakal calon gubernur dan wakil gubernur pada kontestasi Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sulsel 27 Juni mendatang.
Pasangan Nurdin Halid-Abd Aziz Qahhar Mudzakkar (NH-Aziz) mendorong HM Roem sebagai ketua tim pemenangan di GNH-17 di Sulsel. Roem yang tak lain adalah ketua DPRD Sulsel akan disupport Presiden GNH-17 Idrus Marham yang kini menjabat menteri Sosial RI.
Untuk tim pemenangan pasangan Ichsan Yasin Limpo-Andi Mudzakkar (IYL-Cakka) ditunjuk tiga nama ýakni anggota DPD RI Bahar Ngitung sebagai ketua, legislator PAN Sulsel Dr Usman Lonta sebagai wakil ketua serta politisi Partai Perindo Suwandi Mahendra sebagai sekretaris.
Sementara tim pemenangan Nurdin Abdullah-Andi Sudirman Sulaiman (NA-ASS) disepakati Taufiq Fachruddin didampingi masing-masing pengurus dari tiga partai pengusung yakni PAN, PKS dan PDIP.
Adapun pasangan Agus Arifin Nu’mang-Tanribali Lamo (Agus-TBL) mengajukan nama politisi PPP Yasin AR serta Rusdin Tabi dari Partai Gerindra. “Saya ditunjuk menjadi ketua tim pemenangan dari Partai Persatuan Pembangunan,” ujar Yasin AR.
Tunggu Prabowo, Romy dan Yusril
SAAT ini, kubu Agus-TBL mulai menggodok nama-nama yang bakal menjadi tim ini pemenangan.
Informasi yang beredar, tarik ulur kepentingan terjadi dalam menetapkan nama-nama yang akan berada di garda paling depan untuk mengawal Agus-TBL memenangkan Pilgub nanti. Makanya, hingga saat ini, belum ada kejelasan, nama-nama yang disebut menjadi Ketua Tim Pemenangan hingga juru bicaranya.
Agus menjelaskan, hingga saat ini, nama-nama yang akan diplot sebagai tim pemenangan sementara diatur-diatur. “Tim pemenangan kan lagi diatur-atur. Tapi Insya Allah pada saatnya akan terbentuk, ” ungkap Agus.
Yang pasti, tegasnya, semua partai pendukung akan all out untuk memenangkan. Dia juga memastikan Ketua Umum Gerindra, PPP, dan PBB akan turun menjadi juru kampanye (jurkam) pada saat kampanye nanti. “Jurkam, pasti ketua umum akan turun semua. Prabowo, Yusril dan Romy dengan jajaran DPP. Inikan pasti pada masanya semua akan turun. Itu kan sudah protap, standar operasional prosedur atau SOP nya partai seperti itu,” jelaa Agus.
Lelaki yang saat ini masih menjabat sebagai Wakil Gubernur Sulsel itu melanjutkan, selain ketua umum partai pengusung, dia juga secara khusus meminta ke partai agar didampingi sejumlah tokohnya. Misalnya di Gerindra, Agus minta agar Yunus Yosfiah bisa menjadi salah satu jurkam. “Ada beberapa nama yang saya minta, ada beberapa tokoh. Misalnya di Gerindra ada Yunus Yosfiah, Insya Allah beliau akan turun,” kata orang nomor dua Sulsel itu.
Soal siapa yang akan menjadi Ketua Tim Pemenangannya, Agus mengemukakan, itu harus dibicarakan dan dirembukkan dengan seluruh partai pengurus. Setiap partai mengusulkan satu nama. Artinya akan ada tiga kandidat yang diusul. Nanti sesuai kesepakatan, akan dipilih satu orang yang menjadi koordinator tim pemenangan. Nama-nama yang dicalonkan sudah dikantongi Agus. Namun dia belum mau membeberkannya. “Bukanmi kejutan kalau saya kasih tahu namanya, ” ungkap Agus.
Dia mengaku tidak mau mencampuri terlalu jauh soal struktur tim pemenangannya. Dia serahkan sepenuhnya ke tim untuk mengolah. “Sudah saya serahkan semua ke tim untuk mengolah. Secepatnya sebelum penetapan. Saya tidak campur lagi, karena saya ingin mau seperti pengantin,” pungkasnya. (rhm/rif)
