MAKALE, BKM — Proyek penataan kolam Makale yang menghabiskan anggaran APBD Rp Rp 2,2 miliar lebih oleh kontraktor CV Agri Forest, hingga akhir Desember 2017 lalu belum rampung.
Penataan kolam dianggarkan melalui Dinas Tata Ruang Dan Pemukiman. Beberapa waktu lalu Kadis YD Pamara berjanji selesai tepat waktu akhir Desember 2017.
Namun kenyataannya proyek tersebut molor dan membuat Kasi Intel Kejari Tator Amri Kurniawan SH, turun melakukan sidak, Rabu (24/1) kemarin.
Kasi Intel Kejari Makale Amri Kurniawan kepada BKM, Kamis (25/1) menjelaskan, sidak kolam Makale dilakukan karena proyek tidak selesai tepat waktu, dan itu hanyalah bagian dari pengawasan.
Tapi jika ada temuan kerugian keuangan negara akan dikoordinasikan dengan Inspektorat untuk di proses hukum. ”Kualitas proyek tentu menjadi perhatian kami,”tandas Amri. (gus).
Kejari Sidak Proyek Kolam
