SIDRAP, BKM — Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Sidrap kembali keciprat Dana Aloksi Khusus (DAK) 2018 sebesar Rp20,8 miliar.
Dana yang berseumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) diperuntuhkan kepada puluhan sekolah yang betul-betul membutuhkan bantuan tersebut.
Kepala Bidang Pendidikan Dasar Disdikbud Sidrap, Syahrul Syam, Senin (29/1/2018) mengatakan, bantuan yang diberikan itu berdasarkan data dari sapras dapodik.
Adapun yang masuk program DAK 2018 untuk SD yakni 5 pembangunan Ruang Kelas Belajar (RKB) rehabilitasi, 40 ruang RKB direhab, 236 bilik rehab jambang, 26 pembangunam jambang, dan buku koleksi 4 paket. Total anggaran sebesar Rp7,926 miliar.
Selanjutnya, untuk SMP ada sekitar 53 ruang RKB di rehab, 27 pembangunan labolatorium IPA, peralatan LAB di 19 sekolah, pembangunan jambang di 6 sekolah, dan rehab jambang 8 unit, serta buku koleksi perpustakaan di 6 sekolah. Total anggaran Rp12,940 miliar.
Sementara, Kasi Sarana dan Prasaranan Disdikbud Sidrap, Ahmad menambahkan, untuk pengusulan pagar sekolah yang tidak masuk dalam DAK akan diakomodir di Angaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Sidrap.
“Untuk pembangunan pagar sekolah tiap tahun dapat. Hanya saja tidak melalui DAK, tapi di Dana Alokasi Umum (DAU) APBD Sidrap,” ucapnya.
Sebelumnya, banyak sekolah yang telah mengajukan pembangunan pagar sebagai penunjang sarana sekolah. Terutama dalam menjaga keamanan guru dan murid. (Ady)