SIDRAP, BKM — Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Sulsel menilai kinerja petugas Inseminasi Buatan (IB) Sidrap kurang maksimal dalam melaksanakan upaya khusus sapi induk wajib bunting (Upsus Siwab).
Kepala DPKH Sulsel, Abdul Azis menyampaikan hal itu dalam Tudang Sipulung Terpadu Tahun 2018 yang digelar di Aula SKPD, Senin (29/1).
Dia menyebutkan, dari 30 petugas IB Sidrap, hanya sepertiga yang aktif. Atau kurang lebih 20 orang ‘tidur’.
“Hanya ada enam petugas IB Sidrap yang dianggap berprestasi di tingkat Provinsi Sulsel,” ucapnya.
Ia berharap, petugas IB yang berprestasi dan punya banyak pengalaman bisa menularkan ilmunya kepada petugas IB lainnya, sehingga bisa lebih aktif lagi dalam program Upsus Ssiwab.
Meski begitu, Sidrap tetap diacungi jempol karena bisa mencapai angka kelahiran sapi sebanyak 3.600 ekor, dari target 3.500 di tahun 2017, dengan keseluruhan Sulsel sekitar 21 ribu ekor.
Azis menambahkan, Upsus Siwab kembali diberikan taget sebanyak 75 ribu sapi bunting, dan Sidrap diberikan target sekitar 7 ribu.
Sementara Kadis Pertanian dan Perikanan Sidrap, Amiruddin AS mengatakan, apa yang disampaikan Kadistan Sulsel menjadi cacatan besar buat dalam mempertahankan populasi sapi. (ady/c)