MAKASSAR, BKM–Innalilahi Wainna Ilahi Rojiun, Ketua Umum PP Pondok Pesantren As’adiyah, AG Prof H Rafii Yunus Martan berpulang ke rahmatullah, pada Senin (29/1) sekitar pukul 19.25 waktu setempat. Prof Rafii pun telah dikebumikan di Pekuburan Islam Sudiang, Makassar.
Prof Rafii meninggal di usia 77 tahun. Sejumlah keluarga dan kolega almarhum, seperti sejumlah guru besar asal UIN Alauddin Makassar, serta sejumlah keluarga besar As’adiyah terlihat hadir di rumah duka kemarin, Selasa (30/1).
Setelah Shalat Dhuhur, jelazah Prof Rafii disalatkan di Masjid Al-Markaz Al-Islami Makassar. Setelah disalatkan, langsung dibawa ke Pekuburan Islam Sudiang, tempat peristirahatan terakhir almarhum.
Anak Prof Rafii, Ahmad Sunari mengatakan, jika sebelum ayahnya meninggal, diagnosa dokter yang menangani Prof Rafii mengatakan mengalami pembengkakan pada usus besar.
Guru Besar Ushuluddin UIN Alauddin ini memang mengeluhkan sakit pada bagian perutnya sebelum pada akhirnya dibawa ke Rumah Sakit. Sesampai di rumah sakit, dokter pun mendiagnosa dirinya sedang mengalami gangguan usus besar. Prof Rafii pun meninggal di Rumah Sakit Labuang Baji sekitar pukul 19.25.
Ahmad Sunari pun mengatakan jika dirinya tak mendapat firasat apapun sebelum kepergian ayahnya. Ia hanya mengatakan jika ayahnya biasanya masak sendiri. Namun sebelum terbaring sakit, ayahnya minta dimasakkan terus. “Sebelumnya memang biasa masak sendiri. Tapi sebelum sakit, dia minta dimasakkan. Mungkin karena kecapean,” kata Ahmad.
Ditambahkan Ahmad, untuk makanan, Prof Rafii tidak pernah memilih-milih makanan. Ia hanya suka dengan makanan rumahan atau di istilahkan makanan kampung, nasi, sayur dan ikan sudah lengkap.
Prof Rafii pun diketahui meninggalkan tiga orang anak, sembilan orang cucu, dan tiga orang cicit.(nug/war/b)
Guru Besar UIN Alauddin Berpulang
