BANTAENG, BKM — Dalam tiga hari terakhir cuaca ekstrim melanda Bantaeng. Puluhan rumah dan kios ilaporkan rusak akibat diterjang angin kencang.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Muslimin Maharang, Selasa (30/1), mengatakan, pihaknya telah menerima laporan warga tentang banyaknya rumah yang rusak akibat bencana angin puting beliung.
Hanya saja, kata Muslimin, belum diketahui jumlah totalnya karena laporan masih terus berdatangan. “Untuk sementara, kami baru bisa membahasakan puluhan yang rusak”, katanya.
Dikemukakan Muslimin, tim BPBD standby 24 jam untuk menerima laporan. Selain dilaporkan secara lisan melalui alat komunikasi, kata dia, juga ada laporan tertulis dari pemerintah kelurahan/desa setempat.
Muslimin mengaku, bahwa dalam tiga tahun terakhir, bencana angin kencang kali ini paling dahsyat. Meski kecepatannya hanya berkisar antara 30 – 40 kilometer perjam, namun memiliki daya rusak cukup tinggi.
Terjangan angin kencang bukan saja merusak rumah. Sejumlah kios pun jadi korban. Seperti, kios yang baru rampung pebangunannya dan belum dimanfaatkan di belakang RSUD Makkatutu. Atapnya terbang dihempas badai angin.
Sentra kuliner Pantai Seruni juga tak luput dari amukan angin. Tempat yang sering digunakan Bupati menerima tamu ini, rangka atapnya roboh. (wam/C)
Rumah-Kios Rusak Diterjang Angin Kencang
