MAROS, BKM — Suasana di SMK Pergis Yapki Maros pada Kamis pagi kemarin (1/2) sekitar pukul 11.00 Wita, berubah menjadi hiruk pikuk. Teriakan histeris dari para siswa tiba-tiba pecah.
Penyebabnya, atap SMK tersebut runtuh diterjang angin kencang. Akibatnya, beberapa siswa menjadi korban dari runtuhan material atap. Sebanyak empat orang langsung dilarikan ke RSUD Salewangang Maros. Dua orang di antaranya luka parah. Selebihnya cidera ringan.
Salah seorang siswa SMK Pergis Yapki Maros yang tertimpa runtuhan atap, Fiqri, mengatakan, ada banyak siswa yang sedang belajar di lantai 2. Kemudian atap mulai terkena angin kencang dan menimbulkan gemuruh.
Sehingga siswa pun panik dan berlari dari lantai atas menuju lantai dasar. Namun tiba-tiba, atap runtuh dan siswa pun terkena runtuhan. Menurut Fiqri, sebenarnya kejadian ini tidak terlalu banyak memakan korban, andai saja gerbang di lantai dasar tidak terkunci.
Ia menjelaskan, sebelum atap roboh, rombongan siswa yang panik sudah sampai di lantai bawah. Tapi karena gerbang terkunci, akhirnya beberapa siswa terkena material yang berjatuhan.
Kepala SMK Pergis Yapki Maros, Sofyan, mengatakan, kejadian ini adalah pertama kalinya. Siswa menjadi korban karena gerbang terkunci. Sesuai aturan, pada saat jam belajar gerbang memang harus dikunci agar siswa tidak keluar masuk.
Sofyan menjelaskan, empat orang siswa tadi langsung dibawa ke RS terdekat. Ia mengaku, kejadian ini akan menjadi bahan evaluasi pihak sekolah agar tidak terjadi hal serupa dikemudian hari. (ari/mir/c)
Atap SMK Pergis Yapki Maros Runtuh
