MAKASSAR, BKM — Tim Resimen Mobile (Resmob) Polda Sulsel melumpuhkan lagi dua orang maling. Mereka adalah Fadli Mansur alias Memet (23), dan Muh Taufik Kasim alias Opa (38). Kedua warga Jalan Inspeksi PAM ini diringkus, Kamis (1/1) sekitar pukul 03.30 Wita.
Polisi bahkan terpaksa mengambil tindakan tegas terhadap keduanya dengan cara menembak kakinya. Sebab, tersangka mencoba kabur dari kawalan petugas. Mereka bekerja sama mendorong petugas agar bisa melarikan diri.
Penangkapan Memet dan Opa berdasarkan laporan korban ke Polsek Manggala. Aduan tersebut lalu ditindaklanjuti dengan berkoordinasi Resmob Polda Sulsel. Pengejaran terhadap kedua tersangka pun langsung dilakukan.
Dari penyelidikan di lapangan, diperoleh informasi jika salah satu dari dua DPO tersebut tengah berada di samping Pasar Tello. Fadli Mansur berhasil diciduk di lokasi ini.
Petugas kemudian menginterogasinya. Dari pengakuannya, terucap satu nama yang menemaninya saat beraksi. Dia adalah Taufik.
Keduanya bersama-sama beraksi di sebuah rumah dalam wilayah Polsek Manggala. Saat itu, mereka berhasil mengambil televisi merek Samsung 31 inci, serta sepatu beragam merek.
”Saya berdua dengan temanku Taufik. Dia yang berjaga-jaga di luar, saya yang masuk ke dalam rumah,” ujar Memet.
‘Nyanyian’ tersangka langsung ditindaklanjuti petugas. Saat itu juga Memet digiring untuk pengembangan. Ia dibawa menunjuk kediaman Taufik. Ternyata dia berada di rumahnya.
Kedatangan tamu yang menenteng senjata, Taifik tak bisa berkutik. Diapun ditangkap tanpa melakukan perlawanan. Dari tangan Taufik diamankan barang bukti satu kantong berisi satu set alat isap sabu, serta beberapa saset pembungkus sabu.
Selanjutnya, kedua tersangka digiring ke posko Resmob Polda Sulsel. Namun di tengah perjalanan mereka berulah. Isyarat berupa kedipan mata menjadi komando keduanya untuk kabur. Mereka lalu mendorong petugas yang mengawalnya.
Dengan cepat keduanya langsung melompat dari atas mobil dan mengambil langkah seribu. Polisi yang tak ingin hasil tangkapannya kabur, mencoba memberikan tembakan peringatan. Tak digubris, petugas pun mengarahkan moncong pistolnya ke kaki kedua tersangka. Masing-masing dihadiahi dua timah panas di kakinya.
Kepala Unit (Kanit) Resmob Polda Sulsel AKP Edy Sabhara, membenarkan penangkapan kedua tersangka. ”Mereka dilumpuhkan karena mencoba melarikan diri. Keduanya telah diserahkan ke Polsek Manggala untuk penanganan kasusnya,” ujar Edy, kemarin. (ish/rus)
Dorong Polisi, Dua DPO Maling Ditembak
