GOWA, BKM — Sepanjang tahun 2017, jumlah wisatawan yang berwisata ke Kabupaten Gowa mencapai 234.706 orang, baik itu wisatawan domestik maupun mancanegara. Para wisatawan ini mengunjungi 20 tempat wisata yang tersebar di Gowa. Data ini diungkapkan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Gowa, Rabu (31/1).
Wisatawan ini mengunjungi berbagai situs sejarah dan budaya yang tersebar di 20 titik yang ada di Gowa. Termasuk wisata alam dan buatan. Kasi Promosi Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Gowa, Nursapa Majid, mengatakan, selama 2017 jumlah kunjungan wisatawan mencapai 234.706 orang. Jumlah ini meningkat dari target awal yang hanya 101.190 orang.
”Dari jumlah 234.706 ini meliputi 2.481 wisatawan mancanegara dan untuk domestikmencapai 232.225 orang. Jumlah wisatawan mancanegara ini jauh di bawah dari target 6.045 orang. Jadi total jumlah kunjungan wisatawan domestik dan mancanegara 234.706 atau 218,87 persen. Berbeda dari tahun sebelumnya yang hanya 180.988 orang atau 179,88 persen,” katanya.
Terpisah, Kadis Pariwisata dan kebudayaan Gowa, Sofyan Hamdi, mengatakan, untuk anggaran penataan objek wisata Hutan Pinus Malino dan Air Terjun Takapala, pemerintah Gowa dapat sebesar Rp1,2 miliar.
”Kalau yang di Malino itu seperti Hutan Pinus Malino dan Air Terjun Takapala anggarannya dari DAK APBN sebesar Rp1,2 miliar,” katanya.
Sedangkan objek wisata lainnya, Pemkab menganggarkan Rp25 juta untuk pemeliharaan dan kebersihan. ”Kalau untuk kegiatan atraksi atau rencana pameran kita siapkan Rp1 miliar,” tambahnya.
Nama objek wisata budaya dan sejarah yang ada di Gowa, yakni Museum Istana Balla Lompoa, Rumah Adat Pallangga, Benteng Somba Opu, Benteng Ana’ Gowa, Kompleks Makam Syekh Yusuf, Makam Arung Palakka , Makam Sultan Hasanuddin, Makam Anrong Guru Mokking/Campagaya, Makam Karaengta Bungaya, Makam Paccalaya dan Makam Raja-raja dan Masjid Katangka. Makam I Malisu Jawa dan Makam Karaeng Tinggimae.
Sementara objek wisata alam dan buatan yakni Hutan Pinus, Air Terjun Takapala, Malino Highland Resort, Gowa Discovery Park, Wisata Kebun Bontomarannu, Lesehan Waduk Bilibili, Restaurant The Village (Padivalley). (sar/mir)