Site icon Berita Kota Makassar

Cattleya Express Layari Rute Polman-Sabah

POLEWALI, BKM — Pelabuhan Tanjung Sulopo yang terletak di Kabupaten Polewali Mandar (Polman) secara resmi telah dioperasikan. Peresmian pengoperasiannya telah dilakukan Gubernur Sulbar, Ali Baal Masdar, pada Selasa pekan lalu.
Pelabuhan Tanjung Sulopo ini akan melayani rute Kabupaten Polman (Sulbar) dan Pelabuhan Lahad Datu, Sabah, Malaysia, menggunakan kapal Cattleya Express. Sehingga masyarakat Sulbar yang bermaksud ke Sabah, tidak perlu lagi jauh-jauh ke Pelabuhan Parepare.
Peresmian pengoperasian pelabuhan ini ditandai dengan pelayaran perdana Cattleya Express dari Kabupaten Polman menuju ke Sabah. Sejumlah delegasi dari Malaysia ikut serta dalam pelayaran perdana ini. Untuk sampai ke Sabah ditempuh selama 36 jam.
Gubernur Sulbar, Ali Baal Masdar, mengatakan, pihaknya berterimakasih kepada Pemkab Polman yang telah berhasil menjalin kerjasama dengan pihak luar. Yakni dengan dibukanya rute pelayaran internasional.
”Insya Allah, kami di provinsi akan mendukung dan menindaklanjuti hal tersebut. Kami akan membuat payung hukum. Sehingga diharapkan kabupaten lain juga bisa mengembangkan kerjasama dengan pihak luar. Pemprov akan terus mendorong sehingga pihak swasta bisa maju,” ujar Ali Baal.
Dikatakan, apa yang telah dilakukan Pemkab Polman sudah sangat jauh melangkah . ”Apa yang telah dirundingkan bersama delegasi Malaysia akan terus dikembangkan. Bukan hanya dari sektor pelayaran laut, tapi juga bisa berkembang pada sektor perdagangan, pertanian, perkebunan, dan lainnya,” katanya.
Ali Baal juga menambahkan,dengan adanya kerjasama pembukaan pelayaran internasional, akan menjadi peluang bagi BUMD yang telah dibentuk. Dan ini salah satunya adanya dukungan dari DPRD Sulbar.
”Untuk itu, kami datang di sini untuk mendengar poin-poin apa saja yang dapat dikerjasamakan. Sehingga peluang ini kita dapatkan secara baik. Dan ini akan memberikan perubahan serta mampu mengangkat pertumbuhan ekonomi di daerah ini,” tutur Ali Baal.
Sementara itu, Bupati Polman, Andi Ibrahim Masdar dalam penjelasannya, mengatakan, pihak pedagang Malaysia ingin menjadikan Polman sebagai basis atau pusat pembelian beberapa produk.
Di antaranya Sembako, beras, merica, jambu mete, mie instant, dan makanan ringan melalui Pelabuhan Tanjung Sulopo.
”Pihak Malaysia juga menginginkan tenaga kerja dari Sulbar sebanyak 2.500 orang. Mereka akan ditempatkan di Lahad Datu, Serawak, dan Kucing,” tambah ABM. (ala/mir/c)

Exit mobile version