MAKASSAR,BKM — Jumat pagi (2/2) pukul 09.00 Wita di Mapolsek Bontoala. Terdengar suara tangisan pria dan wanita dari dalam sebuah ruangan.
Lelakinya adalah AR (23). Sementara yang perempuan adalah Rn (27). Mereka adalah pasangan suami istri. AR terisak setelah dilaporkan karena menganiaya sang istri. AR memukul Rn hingga membuat bibirnya dower.
Keduanya dipertemukan oleh petugas di mapolsek. Kanit Binmas Polsek Bontoala Iptu H Sudirman melakukan upaya persuasif agar keduanya bisa berdamai.
”Persoalannya sepele, Pak. HPnya saya pegang lalu di marah dan langsung memukul bibir saya,” ujar Rn sambil mengusap air matanya.
Usai menerima laporan korban, AR dijemput oleh Bhabinkamtibmas Bripka Nur Ichsan di Jalan Laiya, Kecamatan Bontoala. Ia lalu dibawa ke Mapolsek Bontoala.
Di depan polisi, AR tak henti-hentinya menangis. Ia mengaku khilaf telah menganiaya istrinya. “Khilafka kodong, Pak. Saya pukul istriku karena dia pegang HPku,” cetusnya.
Kanit Binmas Polsek Bontoala Iptu H Sudirman yang mendengar keterangan keduanya, kemudian berinisiatif memediasinya. Upaya tersebut berbuah hasil. Keduanya pun menangis lalu berpelukan. AR meminta maaf kepada istrinya.
”Kita upayakan mediasi. Ternyata istri yang jadi korban memaafkan suaminya. AR berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya. Jika terulang, kami akan proses sesuai hukum,” terang Iptu H Sudirman. (ish/rus)
HP Dipegang, Suami Tega Pukul Istri
