Site icon Berita Kota Makassar

Tepergok Hendak Mencuri, Babak Belur Dihakimi Massa

MAKASSAR, BKM — Baba, warga asal Kabupaten Pinrang yang kos-kosan di Jalan Tinumbu dilarikan ke rumah sakit oleh petugas Polsek Bontoala, dipimpin Kepala SPK Aiptu Sumartono. Ia berhasil dievakuasi dari amukan massa yang menghakiminya, Jumat (2/2) sekitar pukul 04.00 Wita.
Baba babak belur dihajar massa. Ia jadi bulan-bulan warga saat tepergok hendak melakukan pencurian di sebuah rumah. Rumah yang hendak dimasukinya milik Aris, beralamat di Jalan Tinumbu Lorong 151 noor 30 pada area Pasar Cidu.
Pelaku mencoba masuk lewat pintu rumah warga. Namun ia tepergok oleh pemilik rumah yang terbangun karena mendengar suara mencurigakan.
Melihat seorang pria berada di depan rumahnya, Aris pun langsung berteriak. Warga yang mendengarkannya kemudian beramai-ramai berdatangan dan mengejar pelaku.
Baba mencoba menyelamatkan diri dengan masuk ke rumah warga di Kampung Sapiria. Namun nahas. Bukannya selamat, ia malah jadi sasaran massa.
Beruntung, aparat Polsek Bontoala yang dipimpin Aiptu Sumatono tiba di lokasi. Baba langsung dievakuasi, lalu kemudian digelandang ke mapolsek.
Namun karena wajahnya babak belur, pelaku terlebih dahulu dibawa ke rumah sakit untuk mendapat perawatan medis. Setelah itu barulah ia digiring ke mapolsek guna menjalani pemeriksaan.
Di depan polisi, Baba mengakui bahwa dirinya belum sempat melakukan pencurian. Karena pemilik rumah sempat memergokinya.
Di bagian lain pengakuannya, Baba mengatakan bahwa dirinya pernah terlibat dalam aksi serupa. Karena perbuatannya, ia menjalani proses hukum di Polres Pinrang.
Kapolsek Bontoala Kompol Rafiuddin yang dikonfirmasi, membenarkan adanya seorang residivis dihakimi warga. ”Diduga hendak mencuri di rumah warga namun dipergoki pemilik rumah. Pelaku masih dalam pemeriksaan. Pemilik rumah bernama Aris kami arahkan untuk melaporkan kejadian yang dialaminya,” ujar Kompol Rafiuddin, kemarin. (ish/rus)

Exit mobile version