GOWA, BKM — Anak adalah siklus kehidupan awal manusia. Jika cara mendidik anak tidak terukur atau tidak dengan cara mendidik yang bijaksana, maka kelak anak jika dewasa akan membentuk karakter yang tidak berkualitas.
Karena itu, sejak awal anak-anak dilatih untuk bisa menunjukkan kemampuan dan kualitasnya di usianya, khususnya dalam pembentukan jati diri menuju anak yang berkarakter.
Hal ini menjadi bagian dari harapan Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan dalam membentuk anak-anak di Kabupaten Gowa untuk menjadi generasi yang berkarakter.
Saat membuka Musrenbang Anak 2018 di Baruga Karaeng Galesong Pemkab Gowa, Selasa (6/2) siang, Adnan menegaskan agar dilakukan gerakan mempersiapkan anak-anak sedari dini guna menciptakan bibit dengan kuantitas dan kualitas yang mumpuni.
“Anak-anak butuh wadah untuk menyalurkan keinginan atau pendapatnya. Dan melalui musrenbang inilah wadah yang tepat bagi mereka. Kita jangan biasakan tidak memberikan ruang kepada anak-anak untuk berinteraksi positif,” kata Adnan.
“Mereka harus dibina dan diarahkan. Inilah upaya pemerintah dalam mewujudkan hak-hak anak yang juga dapat disiapkan dan diselenggarakan oleh kita semua,” kata Adnan dihadapan peserta musrenbang Anak yang diikuti ratusan perwakilan anak dari berbagai sekolah tingkatan SD, SMP, SMA dan SMK.
Musrenbang Anak yang bertema ‘Kami Anak Indonesia dari Gowa untuk Indonesia’ yang digelar Bappeda Gowa ini merupakan musrenbang kedua yang dilakukan untuk menjamin anak-anak menggunakan haknya dalam menyampaikan suatu pendapat.
“Kegiatan ini bertujuan mewujudkan partisipasi anak dalam pembangunan yang merupakan indikator dalam mewujudkan Kabupaten Gowa menjadi Kabupaten Layak Anak (KLA),” jelas Kepala Bappeda Gowa, Taufik Mursad.
Sejak dicanangkan Kabupaten Gowa menjadi Kabupaten Layak Anak pada 17 Oktober 2016 lalu, Pemkab Gowa terus berkomitmen dunia melalui ‘World Fit For Children’ dimana pemerintah ikut andil pada komitmen tersebut dengan mengadopsinya melalui kebijakan kabupaten.
“Ini adalah bentuk nyata dalam terobosan Pemkab Gowa dimana selama ini belum secara maksimal mengikutkan usulan anak sebagai salah satu instrumen usulan untuk perencanaan pembangunan. Kami berharap kedepannya anak-anak dan kelompok rentan lainnya juga dilibatkan dalam setiap tahapan Musrenbang Anak, baik di tingkat desa/kelurahan, kecamatan maupun tingkat kabupaten,” harap Adnan.
Musrenbang Anak ini turut dihadiri Wakil Bupati Gowa, Abd Rauf Malaganni, Ketua TP PKK Gowa, Priska Paramita Adnan, sejunlah pimpinan SKPD Gowa, perwakilan Lembaga Anak Disabilitas Kabupaten Gowa, perwakilan LSM Pemerhati Anak. (saribulan)