MAMUJU, BKM — Perekonomian Provinsi Sulbar ditahun 2017 berdasarkan Produk Domestik Bruto (PDRB), maka atas dasar berharga berlaku mencapai Rp39,62 triliun dan atas dasar konstan 2010 mencapai Rp29,36 triliun.
Sementara ekonomi Sulbar ditahun 2017 mengalami pertumbuhan sebesar 6,67 persen dari sisi produk. Pertumbuhan tertinggi dicapai dari sektor lapangan kerja, usaha, serta informasi dan komunikasi sebesar 9,82 persen.
Begitu pula ekonomi Sulbar pada triwulan IV tahun 2017 jika dibandingkan periode yang sama tahun 2016, juga tumbuh 6,63 persen. Dari sisi produksi, pertumbuhan tertinggi sebesar 15,54 persen terjadi pada lapangan usahan jasa, keuangan, dan asuransi.
Kepala Bidang Nerwilis kantor BPS Sulbar, M Labi, Sis. MM, menjelaskan, melihat dari pencapaian sumber pertumbuhan ekonomi Sulbar ditahun 2017, maka lapangan usaha pertanian, kehutanan, dan perikanan merupakan sumber pertumbuhan tertinggi, yakni sebesar 2,64 persen.
Sedangkan sumber pertumbuhan tertinggi kedua adalah industri pengolahan sebesar 1,01 persen. Untuk lapangan usaha informasi dan komunikasi tumbuh paling kecil yakni hanya 0,45 persen. Pertumbuhan ekonomi Sulbar ditriwulan IV 2017 terhadap triwulan III 2017, tumbuh sebesar 5,10 persen.
”PDRB dalam pengeluaran, untuk konsumsi rumahtangga mencapai 4,91 persen ditahun 2017. Sedangkan konsumsi pemerintah tumbuh sebesar 2,61 persen,” kata M Labi. (ala/mir/c)