MAKALE, BKM — Aktivitas judi sabung ayam dan adu kerbau di Tanat Toraja menjadi perhatian serius Polres Tana Toraja.
Kapolres Tana Toraja AKBP Julianto P Sirait disela-sela Coffer Morning di Warkop Depot Makale 99, Senin (5/2) mengatakan sabung ayam dan adu kerbau sudah menjai bagian dari adat dan budaya Toraja.
Hanya saja dua kegiatan adat Toraja ini sering dibungkus dan dimodifikasi masyarakat menjadi ajang judi.
Menurut Kapolres aparat tidak melarang sabung ayam dan adu kerbau (pasilaga tedong), namun yang diberantas adalah judinya. Julianto menambahkan menjadikan Toraja untuk bebas dari aktivitas judi dalam kurun waktu dua bulan terakhir bertugas menjadi target utama baginya. Hasilnya, hingga awal Februari 2018 trend judi di Toraja menurun drastis hingga 80 persen, baik yang rutin dilakukan masyarakat di hari Sabtu dan Minggu setiap pekan, maupun hari lainnya.
”Toraja adalah tujuan wisata jadi keamanan Kantibmas tentu patut menjadi perhatian,” jelasnya.
Karena itu tertib lalulintas tidak luput dari perhatian petugas, baik pengantar jenazah yang sering ugal-ugalan maupun pelanggaran lainnya.
(gus/C).
Kapolres Aktif Berantas Judi
