MAKASSAR, BKM — Sebagai wujud komitmen Toyota dalam meningkatkan standar keselamatan, Toyota menyematkan penggunaan Daytime Running Light (DRL) pada jajaran produknya sejak tahun 2012. Salah satunya Toyota Yaris. Regulasi DRL pertama kali diluncurkan pada 2002 oleh National Roads and Motorsist Association Limited (NRMA). Sesuai namanya, DRL merupakan lampu yang dihidupkan pada siang hari.
”Fungsi utama DRL adalah untuk meningkatkan kewaspadaan pengendara lain terhadap kendaraan yang datang dari arah berlawanan. Terutama saat siang hari. Lampu DRL yang disematkan pada Toyota Yaris akan menyala dengan sangat terang. Sehingga dapat terlihat bahkan dari jarak jauh sekalipun,” ujar Aswan Amiruddin, Marketing Manager Kalla Toyota.
Penggunaan lampu pada siang hari diharapkan mampu mengurangi tingkat kecelakaan disiang hari. Melalui fitur DRL, kendaraan akan terlihat lebih menyolok bagi pengguna jalan lainnya. Sehingga mampu memberikan kontribusi terhadap berkurangnya kecelakaan lalulintas, antara lain head-on colission.
Efektivitas penggunaan DRL telah diteliti melalui sebuah studi di Eropa untuk meningkatkan keselamatan di jalan raya pada siang hari. DRL juga dapat berperan besar dimusim penghujan yang sedang berlangsung.
Visibilitas seringkali menjadi kendala ketika hujan lebat terjadi dan sering menimbulkan kecelakaan yang tentu berdampak negatif terhadap pengendara. Fitur ini dapat membantu meningkatkan visibilitas kendaraan dari arah lain untuk lebih waspada.
DRL tidak hanya meningkatkan visibilitas bagi pengguna jalan lain, tetapi juga dapat memperbaiki waktu reaksi saat kendaraan mulai mendekat. Dengan adanya manfaat tersebut, diharapkan dapat meningkatkan kehati-hatian pengguna jalan raya serta menekan angka kecelakaan lalulintas. (mir)
DRL Yaris Buat Pengendara Lebih Aman
