MAKASSAR, BKM — Lima orang calon jamaah umrah biro travel PT Usmaniyah Hannien Tour mendatangi Mapolda Sulsel, Kamis (8/2). Mereka mengadukan dugaan penipuan dan penggelapan yang dilakukan perusahaan yang berkantor pusat di Bogor itu.
Dinar, salah seorang diantara mereka, mengakui bahwa sebenarnya pihaknya telah melaporkan kasus ini ke Polres Bogor. Hanya saja, hingga saat ini tidak jelas tindaklanjutnya.
”Saya datang ke sini untuk mengetahui kejelasan dari laporan yang kami sampaikan ke Polres Bogor beberapa waktu lalu, karena kami telah ditipu oleh biro umrah PT Hannien Tour. Saya mau ke sana, butuh biaya besar. Makanya kami ke Polda Sulsel,” ujar Dinar, kemarin.
Informasi yang diperolehnya, Polres Bogor sudah menetapkan tersangka terkait pelaporan tersebut. ”Kami mau tahu seperti apa proses hukum kasus yang kami laporkan di sana. Bagaimana jalan keluarnya dan pada siapa kami meminta pertolongan,” kata Dinar.
Menurut Dinar, sebagai calon jamah umrah, ia mendaftar untuk pemberangkatan wilayah Bogor tahun 2016 lalu. Selain dirinya, ada pula keluarga Dinas yang lain teregistrasi.
Selanjutnya, pihak perusahaan meminta biaya sebesar Rp18,6 juta per orang. Hannien Tour berdalih biayanya masih murah, karena ada program promo.
Dinar bersama dua anggota keluarganya yang lain tercantum dalam rombongan pemberangkatan Maret 2017. Namun hingga waktu yang dijanjikan tiba, mereka tak juga bisa menunaikan ibadah umrah.
Padahal, administrasi pemberangkatannya telah lengkap. Bahkan Dinar sudah mendapatkan suntik meningitis.
“Lengkaplah prosedur. Namun belakangan, selama setahun lebih tak kunjung ada kejelasan. Di sinilah saya merasa ditipu. Polisi di sana juga mengatakan bahwa perusahaan biro umrah tersebut menipu ribuan calon jamaah. Saya dan keluarga juga sudah melapor,” terangnya.
Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani mengatakan, pihaknya telah menerima kedatangan lima calon jamaan umrah tersebut untuk berkonsultasi soal proses hukum dalam posisinya sebagai korban.
”Kelimanya warga Makassar. Pengaduannya akan kami teruskan dan dikoordinasikan dengan Polres Bogor,” janji Dicky. (ish/rus)
Lima Warga Makassar Tertipu Biro Umrah Asal Bogor
