GOWA, BKM — Siapa sangka sangkar burung bikinan Takdir, pemuda asal Desa Tabbingjai, Kecamatan Tombolpao, Kabupaten Gowa bisa laris seketika dengan harga yang fantastis.
Tidak tanggung-tanggung, sangkar yang dibuat dari rautan bambu berbentuk segi empat dan tampilannya sangat sederhana ini laku dibeli oleh petinggi Polri di Sulsel.
Sangkar burung Takdir yang cacat fisik, lahir tanpa tangan dan kaki ini dibeli Kapolda Sulsel, Irjen Umar Septono dengan harga lima juga rupiah.
Kapolres Gowa, AKBP Shinto Silitonga, Minggu (11/2/2018) siang membenarkan hal tersebut.
“Iya, bapak Kapolda Sulsel membeli hasil kerajinan tangan Takdir berupa sangkar burung senilai Rp5 juta. Hal itu sebagai bentuk apresiasi atas motivasi dan kreativitas Takdir sekaligus diharapkan menginspirasi pemuda Indonesia untuk memberdayakan segenap energi dan kreativitasnya secara optimal,” kata Kapolres Shinto, Sabtu (10/2/2018) usai menyambangi rumah Takdir dan melihat langsung sangkar burung bikinan pemuda disabilitas putra sulung Dg Ngengo, warga Desa Tabbingjai, Kecamatan Tombolopao ini.
Kades Tabbingjai, Zubair mewakili keluarga Takdir menyampaikan terima kasih atas perhatian jajaran Kepolisian Resort (Polres) Gowa, Kepolisian Sektor (Polsek) Tombolopao terlebih kepada Kapolda Sulsel, Irjen Umar Septono yang berminat atas hasil karya Takdir tersebut.
“Kami atas nama keluarga Takdir menyampaikan terima kasih setinggi-tingginya atas kepedulian dan perhatian bapak Kapolres Gowa, bapak Kapolsek Tombolopao, bapak Bhabintkamtibmas Tabbingjai serta bapak Kapolda Sulsel. Semoga semua ini berbuah amal ibadah dan tentunya akan sangat meringankan beban keluarga Takdir,” kata Kades Tabbingjai, Zubair. (saribulan)