GOWA, BKM — Agus (28), warga Bontomanai, Kecamatan Barombong harus dirawat intensif pihak medis di UGD Syekh Yusuf Gowa. Pasalnya, warga ini mengalami luka serius di bagian perut setelah ditusuk benda tajam oleh Syarifuddin Dg Rani (40), bersama Gappar Dg Tutu (28) dan Yusuf Dg Rapi (26) yang juga warga Bontomanai.
Peristiwa berdarah yang membuat geger kampung Bontomanai terjadi Sabtu (10/2) 19.30 Wita di Jalan Poros Barombong.
Kasus berdarah ini pun ditangani Polsek Barombong. Ketiga pelakunya yakni Syarifuddin Dg Rani, Gappar Dg Tutu dan Yusuf Dg Rapi telah diamankan.
Kapolsek Barombong, AKP Hasyim yang dikonfirmasi BKM via WhatsApp, Minggu (11/2/2018) pagi mengatakan, ketiga pelaku sudah diamankan sesaat setelah kejadian.
“Motifnya dendam lama. Antara pelaku dengan korban beberapa tahun lalu pernah berselisih paham hingga berakhir di pengadilan dan sekarang berakhir dengan peristiwa itu,” kata Kapolsek Hasyim.
Pengeroyokan berakhir penikaman ini dipicu dendam lama. Saat itu beberapa tahun lalu, Agus memukul Gappar Dg Tutu karena merasa tidak nyaman dengan ulah Gappar Dg Tutu yang ugal-ugalan di depan rumah Agus padahal salah satu keluarga Agus baru saja melahirkan anak bayi.
Karena ulah Agus memukul Gappar yang berkendara ugal-ugalan itu sehingga mengakibatkan Syarifuddin Dg Rani bersama Gappar Dg Tutu dan Yusuf Dg Rapi dendam. Akhirnya saat menemukan Agus di poros Barombong, ketiganya pun langsung bertindak. Agus dikeroyok dan mengalami luka tusukan di bagian perut hingga ususnya pun terburai.
Usai kejadian Agus langsung dilarikan ke RSU Syekh Yusuf untuk mendapatkan tindakan segera pihak medis. (saribulan)