MAKASSAR, BKM–Isu korupsi seringkali dijadikan kampanye negatif untuk menyerang Nurdin Halid (NH) jelang Pilgub Sulsel. Serangan diembuskan lawan politik untuk mengebiri popularitas dan elektabilitas pasangan Aziz Qahhar Mudzakkar itu. Ironisnya, tidak sedikit serangan itu yang menjurus kepada berita bohong alias menyesatkan.
Sekretaris Golkar Sulsel, Abdillah Natsir, mengungkapkan sedari awal pihaknya menyadari isu korupsi atau masa lalu NH menjadi ‘senjata’ dari lawan politik. Tapi, itu sama sekali tidak membuatnya khawatir. Toh, NH bukanlah koruptor, meski pernah tersangkut perkara hukum dan dipenjara. NH hanyalah korban kebijakan politik pada masa itu. “Soal masa lalu Pak NH tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Pak NH bukanlah koruptor, melainkan korban. Buktinya vonis hakim menyebutkan Pak NH secara hukum tidak terbukti menikmati hasil korupsi,” tegas Abdillah, Minggu (11/2).
Menurutnya, jajaran elite tahu betul bahwa NH orang yang pasang badan untuk kepentingan umum. Karena itu, pria kelahiran Bone itu masih mendapat kepercayaan mengemban berbagai posisi strategis. NH pun dengan leluasa dapat masuk ke Istana Negara dan berbicara dengan presiden dalam kapasitasnya sebagai Ketua Umum Dekopin maupun elite Golkar. (rif)
Abdillah : Masa Lalu NH hanya Korban Politik
