MAKASSAR, BKM — Tahap pertama Proyek Kereta Api (KA) Trans Sulawesi yang menghubungkan jalur Barru Kota-Palanro sepanjang 44 km dipastikan rampung Oktober 2018 mendatang. Sementara, Menteri Perhubungan (Menhub) RI, Ignasius Jonan, berencana akan mengoperasikan tahap pertama itu, sekaligus meminta ke pemda setempat untuk dipersiapkan segala sesuatunya.
Gubernur Syahrul Yasin Limpo, mengatakan, pihaknya siap saja apabila ingin melakukan pengoperasian. Menurutnya, Sampai sekarang belum ada laporan hambatan yang ada dari pihak proyek KA.
“Itu saya anggap berita bagus. Not news is a good news lah. Saya anggap tidak ada masalah, tentu itu akan dilakukan oleh unit kerja proyek dan itu ada pengawasannya ada konsultannya sejauh ini saya belum mendapatkan Masalah,” kata Syahrul, akhir pekan lalu.
Syahrul menambahkan, dirinya tinggal melakukan kontroling terhadap anggaran APBN yang telah digelontorkan selama proses pengerjaan proyek itu.
“Yang harus saya kontrol adalah uang Rp2 triliun agar supaya dapat termanfaatkan dengan baik,” papar Syahrul.
Usai beroperasi 44 kilometer di tahap satu. Selanjutnya KA itu akan mengarah ke wilayah Kabupaten Pangkajene Kepulauan (Pangkep).
Bupati Pangkep, Syamsuddin Hamid Batara mengatakan, saat ini pihaknya telah siap dalam hal penyediaan lahan. Hanya saat ini, kata Syamsuddin pihaknya menunggu kucuran anggaran dari pusat untuk pembayaran pembebasan lahannya.
“Kami sudah siap semuanya tapi pembayaran belum. Tapi tim kita termasuk juga pihak krpolisan dan pihak pertanahan sudah kita siapkan semua, termasuk masyarakat alhamdulilkah sudah siap semua,” kata Syamsuddin.
Demi meyakinkan terhadap kesiapannya dalam proyek multiyears ini, Syamsuddin mengaku pihaknya menyiapkan lahan sepanjang 40,6 kilo meter (km) yang masuk dalam wilayah Pangkep.
“Tahun ini, sekitar 40,6 km, kalau misalnya uang sudah ada maka masyarakat juga sudah siap dibayarkan karena sudah dilakukan sosialiasi sejak tahun lalu,” ujarnya. (rhm)
Menhub akan Saksikan Pengoperasian Kereta Api
