Site icon Berita Kota Makassar

Visi Misi Paslon Harus Pacu Roda Perekonomian

LUWU,BKM–Visi Misi pasangan bakal calon gubernur dan wakil gubernur seharusnya banyak mengulas soal peningkatan perekonomian masyarakat. Program calon haruslah jelas, artinya misinya harus sangat jelas untuk memacu roda perekonomian masyarakat. Hal tersebut dikemukakan salah seorang pemuda asal Kabupaten Luwu Arfian Rahman menanggapi visi misi empat pasangan calon.
Arfian yang merupakan warga Desa Salupareman Kecamatan Kamanre Luwu ini menyebut jika dari empat program pasangan calon yang yang di tuangkan dalam visi misinya, maka untuk masalah ekonomi lebih banyak diajukan pasangan Nurdin Halid-Abd Aziz Qahhar Mudzakkar (NH-Aziz). “Program peningkatan sektor pertanian, perkebunan dan perikanan ,pendidikan berkualitas, generasi unggul dan program ekonomi kerakyatan merupakan kebutuhan mendasar masyarakat Sulsel, khususnya di Kabupaten Luwu,”kata Arfian Rahman
Dia menyebut program lainnya NH-Aziz berupa perluasan lapangan kerja, layanan kesehatan berkualitas, pembangunan Infrastruktur yang merata di seluruh wilayah kabupaten dan Kota di Sulsel tentu akan menyentuh kebutuhan hak hidup dasar masyarakat. “Saya berharap Pak NH-Aziz dapat merealisasikan janjinya untuk membuka 100 ribu wira usaha baru, termasuk bantuan modal usaha untuk 500 ribu usaha mikro tanpa bunga, termasuk pembangunan jalan dan jembatan secara merata sangat mendukung capaian majunya ekonomi rakyat,”tantang Alfian Rahman
Untuk itu, Alfian berharap masyarakat Sulsel dan Luwu lebih cerdas memilih pemimpin untuk lima tahun kedepan. “Pilihlah pemimpin Sulsel yang pro rakyat,”beber Arfian.
Alfian juga mengapresiasi program NH-Aziz yang siap menggelontorkan 500 beasiswa untuk Doktor usia muda, termasuk membangun kampung kreatif di setiap kabupaten dan kota. “Program yang hebat yakni pada bidang pendidikan dan pemberdayaan masyarakat Sulsel, termasuk peran kampung kreatif tentu sangat berperan membangun jiwa kreatif dan pemberdayaan masyarakat Luwu “tandas Arfian Rahman saat ditemui di kediamannya di Kamanre, Minggu (11/2) (wan/rif/c)

Exit mobile version