Site icon Berita Kota Makassar

Larang Foto Kegiatan Opstin, Ponsel Wartawan Dirampas Oknum Satlantas

GOWA, BKM — Seorang personil Satlantas Polres Gowa bersikap tak bersahabat dengan awak media. Sikap tak bermitra itu diperlihatkan saat seorang wartawan dari Harian Ujungpandang Ekspres (Upeks) hendak mengambil gambar kegiatan operasi rutin yang tengah berlangsung pagi di poros Jl Sultan Hasanuddin, batas kota Sungguminasa Gowa-Makassar, Sabtu (17/2).
Di saat lagi sedang memotret aktivitas Opstin itu tiba-tiba seorang personil mendekati Sofian, wartawan Harian Upeks) dan langsung merampas HP Android milik Sofian yang menjadi alat kelengkapan Sofian setiap hari bertugas meliput.
“Saya langsung dilarang ambil gambar. Kata Polantas itu harus ijin dulu. HP ku juga diambil dan dia meminta identitasku sebagai orang media. Saya heran, selama ini kegiatan opstin Satlantas selalu diliput orang media, tapi hari ini beda. Saya heran. Oknum Polantas itu juga membentak-bentak saya, sungguh tidak bersahabat sama sekali,” jelas Sofian menjelaskan perlakuan Bripa Nisran terhadapnya.
Usai insiden kecil itu, Sofian meminta klarifikasi kepada Kanit Turjawali Polres Gowa, Ipda Abd Hakim yang memimpin operasi rutin pagi itu. Setelah mendengarkan keluhan Sofian, Ipda Abd Hakim yang mengenal baik Sofian langsung meminta maaf atas tindak tak bersahabat yang dilakukan salah seorang anggotanya.
Ipda Abd Hakim mengatakan, pihak Satlantas Polres Gowa tidak pernah melarang wartawan mengambil gambar kegiatan operasi rutin.
“Saya meminta maaf kalau ada anggota yang berbuat seperti itu, nanti saya tegur. Kami tidak pernah menghalang-halangi rekan-rekan wartawan untuk melakukan peliputan operasi rutin,” jelas Kanit Turjawali, Ipda Abd Hakim. Ulah tak bersahabat yang dilakukan salah satu personil Satlantas Polres Gowa ini sangat disayangkan Forum Wartawan Gowa (Forwag) Koordinatoriat Pemkab Gowa.
” Tindakan yang dilakukan salah seorang personil Satlantas Polres Gowa tidak menunjukkan satu kemitraan seperti yang selama ini diharapkan Kapolres Gowa. Saya menyayangkan hal itu. Apalagi rekan media hanya sekadar mengambil gambar untuk kepentingan tugas liputan dan itu bisa dipertanggungjawabkan,” kata Saribulan, Koordinator Forwag Pemkab Gowa.
Sementara itu, Kapolres Gowa, AKBP Shinto Silitonga yang dikonfirmasi soal ulah personil Satlantas terhadap seorang wartawan, via WhatsApp menyatakan keprihatinannya terhadap ulah tak terkontrol yang dilakukan personil saat bertugas, khususnya saat melakukan Opstin tersebut.
“Sangat tidak etislah jika ada personil yang berbuat seperti itu. Anggota yang berperilaku tak bersahabat akan ditindak tegas, semoga ke depannya tidak terjadi dan terulang lagi. Saya sudah minta Kasat Lantas untuk menindak anggota tersebut. Saya atasnama institusi meminta maaf sebesar-besarnya kepada rekan media yang mendapatkan perlakuan tak baik dari anggota saat bertugas,” kata Kapolres Shinto. (saribulan)

Exit mobile version