Site icon Berita Kota Makassar

Miris Lihat Perempuan Tua Ini Tak Terima Rastra

PANGKEP, BKM–Miris menyaksikan seorang perempuan tua bernama Kenna (60) antri berjam-jam di tengah guyuran hujan, hanya untuk memperoleh beras sejahtera (rastra). Karena mengundang rasa empati dari Lurah Mappasaile, Wahid Perdana Putra, Kenna pun akhirnya dibelikan beras.
Wujud kepedulian Lurah Mappasaile, Wahid Perdana Putra kepada salah seorang warganya yang tak terakomodir Keluarga Penerima Manfaat (KPM) pada program bantuan sosial Beras Sejahtera (Rastra) mengundang simpatik.
Lurah peduli ini melakukan langkah bijak lantaran menilai warga yang seharusnya berhak menerima rastra, namun tidak diakomodir. Wahid mengakui, daftar KPM program bansos rastra yang diterima langsung dari Dinas Sosial tidak diketahui sebelumnya, siapa saja warga diwilayahnya menerima rastra. “ Seharusnya instansi terkait, menyampaikan lebih awal list data KPM sebelum didistribusi, ” kata Wahid.
Tak disangka dibalik adanya dugaan warga kami tidak masuk dalam daftar penerima rastra. Terbukti ketika menyaksikan langsung seorang nenek berada pada antrian panjang ditengah guyuran hujan menanti rastra. “ Sungguh kasian, nenek Kenna (60) ikut antrian, hingga kehujanan, namun namanya tidak ada dalam daftar KPM. Ia bahkan, menangis saat dia tahu dirinya tidak dapat jatah rastra,”ujarnya.
Wahid menjelaskan jika ada penurunan penerima rastra di Kelurahan Mappasaile. Tahun ini Keluarga penerima manfaat (KPM) sisa 251. Padahal tahun sebelumnya berkisar 600 lebih KPM. Rastra di Mappasaile menuai masalah karena banyak penerima rastra dari kalangan warga mampu. Sementara yang berhak, justru banyak tidak menerima. “Dalam waktu dekat, kami akan mendata langsung, sekaligus melakukan verifikasi dan data pembanding inilah nanti yang kita sandingkan dengan data Kemensos,” Ucap Wahid. Sementara itu, Kadis Sosial Pangkep Hj Najemiah yang berusaha dihubungi tidak berhasil. (udi)

Exit mobile version