GOWA, BKM — Aksi Bripka Nirsan yang merampas HP milik wartawan Harian Upeks, Sofian yang tengah mengambil gambar kegiatan operasi rutin, Sabtu (17/2/2018) pagi kini telah diproses di Propam lingkup Polres Gowa. Bripka Nirsan akhirnya menyadari kekeliruannya dan meminta maaf kepada Sofian.
Kapolres Gowa, AKBP Shinto Silitonga berharap masalah tersebut tidak berkepanjangan dan kembali meluruskan kesalahpahaman yang terjadi antara anggota Satlantas tersebut dengan wartawan Sofian.
Sabtu malam kemarin, dua belah pihak dipertemukan dan dilakukan pendekatan kekeluargaan. Pihak Bripka Nirsan yang semula mengaku keliru tak mengenali wartawan Sofian yang kesehariannya bertugas posting kegiatan Polres Gowa akhirnya menyadari kekeliruannya. Keduanya pun lantas kembali menjalin silaturahmi yang baik.
Pertemuan yang dimediasi kapolres melalui Kasat Lantas Polres Gowa, AKP Ismail ini berlangsung tidak lama. Atas nama institusi, pihak Satlantas pun meminta maaf atas perilaku keliru personilnya saat bertugas di lapangan.
Sofian, mengatakan, semoga hal sama tidak dialami wartawan lainnya saat meliput giat opstin dan kondisi tersebut tidak terjadi lagi oleh Bripka Nirsan maupun personil Satlantas lainnya.
Kasubag Humas Polres Gowa, AKP Mangatas Tambunan mengatakan hal tersebut terjadi hanya karena kurangnya komunikasi dan kesalapahaman antara anggota Polantas yang saat itu bertugas dan wartawan yang saat itu melaksanakan liputan Operasi.
“Hal tersebut terjadi karena kurang komunikasi saja dan kesalapahaman anggota kami dengan teman wartawan, petugas kami juga mengaku kalau tidak mengenalnya. Tapi masalah ini sudah selesai dengan mempertemukan keduanya. Anggota kami juga sudah meminta maaf. Mudah-mudahan kemitraan kita selalu terjalin dengan baik,” kata Mangatas.
Mangatas menambahkan kesalahpahaman antara Bripka Nirsan dengan wartawan tersebut telah diselesaikan secara kekeluargaan di ruang Sie Propam Polres Gowa Sabtu pukul 20.00 Wita.
Terpisah, Kapolres Gowa, AKBP Shinto Silitonga mengaku prihatin atas kejadian tersebut. Kapolres mengaku heran sebab selama ini jalinan kemitraan yang dilakukan antara jajaran Polres Gowa dengan insan pers telah berjalan baik, tapi sedikit tercoreng akibat ulah Bripka Nirsan.
“Semoga ke depannya tidak terjadi dan terulang lagi. Saya atasnama institusi meminta maaf sebesar-besarnya kepada rekan media yang mendapatkan perlakuan tak baik dari anggota saat bertugas,” kata Kapolres Shinto. (saribulan)