GOWA, BKM — Jaringan Suara Indonesia (JSI) dalam memaparkan hasil survei tentang kebijakan publik untuk dua tahun kepemimpinan Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan dan Wakil Bupati Gowa, Abd Rauf Malaganni Krg Kio di tahun 2018 ini menyebutkan mencapai 81,8 persen.
Angka ini naik dari capaian tahun 2017 lalu yang berada pada angka 74,9 persen. Survei ini dilakukan mulai 1-14 Februari 2018 dengan jumlah sample 800 responden masyarakat di Kabupaten Gowa. Dari akumulasi tingkat kepercayaan masyarakat terhadap kepemimpinan Adnan-Kio ini berada pada angka 95 persen.
” Ini penghargaan tertinggi masyarakat Gowa tentang seberapa tinggi kecintaan masyarakat terhadap kepemimpinan Bupati dan Wabup Gowa, Adnan Purichta Ichsan dan Abd Rauf Malaganni Krg Kio kurun dua tahun kepemimpinannya saat ini,” ungkap Eka kusmayadi, dari JSI yang memaparkan hasil survei tersebut di sela rangkaian dzikir dan berdoa bersama di Istana Tamalate, Jl KH Wahid Hasyim, Sungguminasa, Kabupaten Gowa, Sabtu (17/2/2018) malam.
Edi Kusmayadi mengatakan, data yang disampaikan JSI ini adalah data apa adanya. “Ini bukan data yang mengada-ada karena hasil survei kami memang demikian, dan Pak Bupati minta untuk disampaikannya hasilnya yang apa adanya,” ujar Edi Kusmayadi.
Ada beberapa alasan yang variatif mengapa hal tersebut bisa terjadi, angka survei menurun di bidang Infrastruktur jalan, selain dari itu semua sudah diatas 70 persen.
Terkait hasil survei dari berbagai tingkatan itu, Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan yang dimintai penjelasannya di akhir kegiatan dzikir dan doa bersama tersebut, menyampaikan terima kasihnya kepada masyarakat Gowa.
“Masa kepemimpinan kami berdua masih ada tiga tahun lagi. Tentu di masa itu kami akan terus berupaya melakukan yang terbaik untuk daerah ini dan untuk masyarakat Gowa. Soal kekurangan kami khususnya di infrastruktur, saya perlu menjelaskan bahwa untuk infrastruktur ini ada tiga penanggung jawab yakni pemerintah pusat untuk jalan-jalan negara, pemerintah provinsi untuk jalan-jalan provinsi yang terbentang di Gowa serta pemerintah kabupaten yang hanya menangani jalan-jalan dalam wilayah cakupan kabupaten seperti jalan kecamatan,” terang Adnan.
Tingkat kepuasan publik sesuai yang dilontarkan JSI, kata Adnan, tentunya akan menjadi dasar bagi dirinya untuk lebih memperbaiki kinerja tentunya dengan ditunjang tiga pilar pembangunan yang mampu dijaga bersama-sama di Gowa yakni goverment (pemerintah), bisnismen (pengusaha) dan civil sociaty (masyarakat). (saribulan)