MAKASSAR, BKM — Hati-hati ketika akan meminjamkan kendaraan kepada seseorang dengan alasan apapun. Karena bisa jadi anda mengalami nasib seperti Eka Swastika Lestari. Mobil Suzuki Karimun Wagon milik Eka yang dipinjamkan kepada Muhammad Noer Said alias Aso telah dibawa kabur warga Jalan Pendidikan, Desa Kabba, Kecamatan Minasa Te’ne, Kabupaten Pangkep sejak 17 Desember 2017.
Ince Tamsil yang mendampingi Eka Swastika Lestari saat bertandang ke Redaksi Harian Berita Kota Makassar, Minggu sore (18/2), menuturkan, sekitar tiga pekan sebelum mobil Suzuki Karimun Nopol DD 1286 EM warna abu-abu metalik dibawa kabur, Aso meminjam mobil milik Eka itu untuk digunakan taksi online (Grab) di Makassar.
Menurut Ince, ketika itu dibuat suatu perjanjian, kalau tersangka Aso akan menyetorkan dana sebesar Rp1.050.000 per minggu kepada Eka sebagai uang sewa. Namun tersangka hanya menyetorkan uang sewa selama tiga minggu.
Setelah itu, tambah Ince tidak pernah lagi ada uang setorannya. Bahkan, mobil dengan nomor rangka MHYHMP31FJ122827 dan nomor mesin K10BT1027636 ini tidak juga kunjung dikembalikan.
Begitu pula nomor handphone Aso 085397058806 sudah tidak dapat lagi dihubungi. ”Sebelum kehilangan kontak sama sekali, saya sudah pernah menghubungi Muhammad Noer Said alias Aso. Ketika itu dia bilang kalau mobilnya sedang dipinjam seniornya dan berjanji akan mengembalikan esok harinya. Ternyata mobil kami tidak juga dikembalikan sampai sekarang,” tutur Ince
Karena tidak adanya itikad baik dari Aso untuk mengembalikan mobil Suzuki Karimun Wagon yang dipinjamnya, sehingga Eka Swastika Lestari melaporkan Muhammad Noer Said alias Aso ke Polres Pangkep pada 22 Januari 2018 dengan sangkaan tindak pidana penipuan dan atau penggelapan.
Laporan polisi dengan nomor: LP-B/12/I/1018/SPKT yang diterima Kanit SPKT III Polres Pangkep, AIPTU Bachri Malik. ”Kami juga sudah mencoba menyelesaikan secara kekeluargaan dengan mendatangi rumah orangtuanya. Tapi orangtuanya seakan lepas tanggungjawab dengan perbuatan anaknya. Bahkan ia mengatakan kalau sudah lama ia telah mengeluarkan Muhammad Noer Said dari daftar keluarga. Tapi anehnya, ia juga sempat memberikan uang kepada anaknya (Aso, red). Kami sangat berharap kepada pihak Polres Pangkep untuk segera mengungkap keberadaan Aso dan menangkapnya untuk mengembalikan mobil kami dan mempertanggungjawabkan perbuatannya,” tutur Ince Tamsil seraya menambahkan, dirinya bersama Aso adalah teman akrab dan teman sekolah di SMA. (mir)
Alasan Ngegrab, Mobil Teman Dibawa Kabur
