Site icon Berita Kota Makassar

Security Pengedar Sabu Diringkus Bersama Bandar

MAKASSAR, BKM — Minggu dinihari (18/2) sekitar pukul 00.30 Wita di Santaria, Kecamatan Makassar. Tim Khusus Polda Sulsel tengah mengejar pelaku pembobolan yang tengah berada di rumahnya.
Namun, yang didapat seorang pria diduga terlibat dalam sindikat jaringan peredaran narkotika. Lelaki yang diamankan tersebut adalah Jumain (30). Dia berprofesi sebagai security. Polisi meringkusnya tanpa perlawanan.
Usai menangkap Jumain, polisi kemudian melanjutkan pengejaran terhadap pelaku pembobolan yang diburunya. Nasir bersama dua rekannya, Imran dan Ady berhasil diciduk. Ketiganya diduga kuat usai pesta narkoba.
Komandan Timsus Polda Sulsel Aiptu Iqbal Kosman mengatakan, ketiga orang tersebut diamankan berdasarkan informasi dari masyarakat. Disebutkan, dua pelaku pembobolan rumah yang kerap beraksi di Makassar tengan berada di Jalan Santaria, Kecamatan Makassar.
”Jumain yang ditangkap lebih dulu. Berkat pengakuannya, pelaku pembobolan rumah yang kami kejar berhasil ditangkap,” jelas Iqbal.
Dari pengakuan Jumain, ia telah mengonsumsi sabu dan juga mengedarkannya. ”Jadi selain pengguna, tersangka Jumain ini juga mengedarkan sabu. Sabu dibeli seharga Rp300 ribu. Setelah itu dibuat menjadi tiga saset. Satu saset dijual Rp100 ribu,” terang Iqbal lagi.
Jumain juga mengungkapkan, ia bersama Nasir baru saja pesta sabu sambil minum minuman keras jenis ballo. Bahkan keduanya terlibat dalam peredaran sabu. Dari tangan Jumain dan Nasir diamankan sejumlah paket sabu yang terbungkus saset kecil.
Dari pengembangan, Imran dan Arfah yang merupakan pelaku pembobolan rumah juga ditangkap. Sementara seorang rekannya bernama Akbar masih dalam pengejaran.
“Dari pengembangan terhadap Jumain dan Nasir, selanjutnya kami mengamankan Imran dan Arfah yang merupakan pelaku pembobolan rumah. Sementara satu rekannya dalam pengejaran,” terang Iqbal.
Penanganan kasus tersangka Imran dan dua rekannya diserahkan ke Polsek Panakkukang. Sebab ia merupakan DPO Polsek Panakkukang. Nasir diketahui merupakan bandar narkoba. (ish/rus)

Exit mobile version